Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KERJASAMA INVESTASI: Pembangkit Listrik RI-Slovakia Diproyeksikan Beroperasi 2018

BATAM--Proyek pembangkit listrik senilai US$1,4 miliar yang dikerjasamakan Slovakia-Indonesia untuk dibangun di Batam ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2018 mendatang seiring rencana menjual listrik ke Singapura.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  16:45 WIB

BATAM--Proyek pembangkit listrik senilai US$1,4 miliar yang dikerjasamakan Slovakia-Indonesia untuk dibangun di Batam ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2018 mendatang seiring rencana menjual listrik ke Singapura.

Proyek pembangkit listrik bertenaga batu bara tersebut akan berkapasitas minimal 600 Megawatt hingga 1200 Megawatt digagas lewat kerjasama antara PT Tria Talang Emas dengan YTL Power Seraya PTe limited of Singapore dan konsorsium BP Batam, PT Pembangunan Kota Batam, PT Tria Talang Emas, Saratoga Group, dan Pemerintah Kota Batam.

"Menurut EMA (Energy Market Authority) Singapura, mereka butuh suplai listrik pada 2018, jadi suplai ditargetkan 2018," ujar Pungky BB Priambodo, Senior Advisor PT Pembangunan Kota Batam, usai kunjungan Menteri Ekonomi Slovakia Tomas Malatinsky di Batam, Selasa (11/12/2012).

Menurutnya, Pemerintah Slovakia sudah menunjukkan komitmen untuk berinvestasi membangun pembangkit listrik di Batam dengan melakukan penandatangan dua MoU kemarin.

Adapun sebelum merealisasikan kemungkinan menjual listrik ke Singapura tersebut, lanjut dia, pihak Slovakia juga sudah bersedia membiayai pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 2x60 megawat senilai US$185 juta di kawasan Kabil untuk memasok kebutuhan industri di Batam dan pembelinya adalah Kabil Industrial Estate.

"Untuk pasokan Batam sendiri 2013 sudah dimulai dibangun dan awal 2015 beroperasi. Hari ini masuk financial closing. Ini syarat sebelum menjual listrik ke Singapura" ujarnya.

Duta Besar Slovakia untuk Indonesia Stevan Rozkopal mengatakan pihaknya memang mengincar proyek pembangunan pembangkit listrik di Indonesia mengingat mereka memiliki teknologi dan kemampuan untuk membangun pembangkit listrik.

Kedekatan Batam dengan Singapura dan iklim investasi di kawasan ini yang memadai dinilai menjadi alasan Slovakia memilih Batam.

"Kami siap untuk membiayai pendanaan untuk proyek ini. Ini adalah peluang buat Batam, bukan buat kami," katanya.

Menteri Ekonomi Slovakia Tomas Malatinsky mengungkapkan negaranya akan menyediakan dan memasok segala kebutuhan untuk membangun pembangkit listrik di Batam guna dijual ke Singapura.

"Kami akan menyediakan dan mendukung teknologi untuk proyek ini," katanya.

Dalam kesempatan kali ini, pihak Slovakia membawa 21 delegasi yang berasal dari investor, pihak perbankan, perusahaan pabrik semen dan konsultan.(k17/k59)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Chandra Gunawan

Editor : Wahyu Kurniawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top