Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRL BOGOR-JAKARTA: Pasca longsor, dioperasikan terbatas mulai besok

JAKARTA: PT Kereta Api Indonesia akan kembali mengoperasikan kereta rel listrik dari Stasiun Bogor menuju Jakarta mulai Kamis pagi, kendati jam operasionalnya masih dibatasi.
Arif Gunawan Sulistyono
Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 28 November 2012  |  17:10 WIB

JAKARTA: PT Kereta Api Indonesia akan kembali mengoperasikan kereta rel listrik dari Stasiun Bogor menuju Jakarta mulai Kamis pagi, kendati jam operasionalnya masih dibatasi.

“Kami sudah memutuskan untuk membuka satu jalur rel KRL untuk bisa dilalui, karena lokasi longsor yakni di antara Stasiun Cilebut dan Bojong Gede sudah dinyatakan aman untuk dilalui, tanahnya tidak labil lagi,” kata Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sugeng Priyono kepada Bisnis, Rabu (28/11/2012).

Dia menjelaskan uji coba sudah beberapa kali dilakukan dengan menjalankan rangkaian KRL di satu jalur di lokasi longsor. Jalur satunya lagi masih harus diperbaiki dan dipasangi rel karena terkena longsor yang terjadi pada Rabu (21/11/2012).

Pada saat uji coba, lanjut Sugeng, pihaknya juga menggunakan kereta TG yang beratnya 60 kilogram (kg), atau enam kali lipat lebih berat ketimbang KRL tanpa muatan. Jika dihitung dengan muatan penuh, KRL diperkirakan beratnya mencapai 20 kg. “Artinya rel sudah mampu dilalui rangkaian kereta dengan penuh penumpang, karena kereta TG yang beratnya 60 kg saja sudah bolak-balik kami coba, artinya sudah aman,” ucap Sugeng.

Sugeng menjelaskan perjalanan KRL dari Bogor ke Jakarta akan dibatasi hanya untuk pagi dan sore. Untuk pagi, dimulai pukul 05.00 WIB hingga 09.00 WIB. Untuk sore/malam, dari Jakarta ke Bogor pukul 17.00 WIB sampai 21.00 WIB.

“Perjalanan kereta masih kami batasi karena di lokasi longsor kereta harus berjalan pelan-pelan, maksimal kecepatan 10 km/jam. Tidak bisa dijalankan lebih cepat dari itu, selain itu kereta yang lewat harus bergantian,” ucapnya. (arh)

 

 

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top