Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRODUKSI UDANG: Indonesia bangun demfarm 1.000 hektare

JAKARTA--Kementrian Kelautan dan Perikanan akan membangun demfarm (demonstrasi usaha tani-neoayan berkelompok) seluas 1.000 hektare di Semarang, Jawa Tengah.
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 25 November 2012  |  17:25 WIB

JAKARTA--Kementrian Kelautan dan Perikanan akan membangun demfarm (demonstrasi usaha tani-neoayan berkelompok) seluas 1.000 hektare di Semarang, Jawa Tengah.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo mengnyebut demfarm tersebut dapat memberikan kepastian bagi program budidaya udang nasional.

"Demfarm tersebut akan menerapkan teknologi yang sesuai dengan persyaratan tumbuh kembang udang sehingga dapat lebih memberi kepastian untuk keberhasilan budidaya udang secara nasional," ujarnya Minggu (25/11/2012).

Sharif menambahkan demfarm Semarang akan menjadi model percontohan. Dengan model tersebut, lanjutnya, budidaya udang yang semula merubakan bisnis dengan risiko tinggi dapat menjadi bisnis dengan risiko yang terukur.

Rencana KKP membangun demfarm percontohan di Semarang merupakan bagian dari revitalisasi perikanan budidaya. Sharif menyebut perikanan budidaya merupakan salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.

"Perikanan budidaya dapat menjadi jawaban meningkatnya permintaan masyarakat akan ikan yang semakin tinggi, sementara perikanan tangkap produksinya cenderung stagnan," imbuhnya.

Berdasarkan data KKP, produksi perikanan budidaya tahun lalu mencapai 7,93 juta ton. Jumlah tersebut meningkat 65,89% dibandingkan dengan produksi tahun sebelumnya sebanyak 4,78 juta ton.

Capaian produksi tahun lalu berhasil menembus target yang dipatok sebelumnya sebanyak 6,85 juta ton. Adapun untuk tahun ini, jumlah produksi perikanan budidaya ditarget mencapai 9,42 juta ton, naik 17,79% dibandingkan dengan produksi tahun lalu.

Selain membangun demfarm percontohan, langkah revitalisasi perikanan budidaya dilakukan dengan sertifikasi perbenihan dan pembudidayaan. Sharif menyebut langkah tersebut dilakukan guna memastikan mutu produk perikanan budidaya.

"KKP juga telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kementrian Pekerjaan Umum (PU), Badan Pertanahan Nasional (BPN), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan Perbankan untuk mendukung keberhasilan kegiatan industrialisasi perikanan budidaya terutama untuk industrialisasi udang," jelasnya.

Sharif menambahkan industrialisasi perikanan budidaya akan difokuskan pada komoditas unggulan seperti udang, rumput laut, bandeng, dan patin. Jenis-jenis tersebut dinilai memiliki potensi pasar yang bagus dengan nilai ekonomi tinggi.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sepudin Zuhri

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top