Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IKLAN LUAR RUANG: Masih Minim Belanja, Baru Terserap 7% Dari Bujet Rp90 Triliun

DENPASAR: Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P31) berupaya mengajak anggotanya untuk gencar menjual media beriklan luar ruang, menyusul masih kecilnya penyerapan alokasi belanja iklan untuk outdoor itu.Ketua Umum P3I Harris Thajeb mengatakan
Yusran-nonaktif
Yusran-nonaktif - Bisnis.com 11 Oktober 2012  |  20:09 WIB

DENPASAR: Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P31) berupaya mengajak anggotanya untuk gencar menjual media beriklan luar ruang, menyusul masih kecilnya penyerapan alokasi belanja iklan untuk outdoor itu.Ketua Umum P3I Harris Thajeb mengatakan hingga saat ini perkembangan pemasangan media iklan luar ruang seperti dalam bentuk Light Emitteng Diode (LED), di sejumlah kota besar sebenarnya cukup bagus, meskipun angka penyerapan belanja iklan dari alokasi dana tersedia sangat kecil. Dia mencontohkan dalam catatannya media berikan luar ruang itu terus meningkat, tetapi belanja iklan melalui media outdoor persentasenya relatif kecil, yaitu dari total alokasi dana belanja iklan 2012 yang mencapai Rp90 triliun, baru bisa menyerap 7,1%.Sementara penyerapan alokasi dana belanja iklan itu terbesar diakui masih terserap di media TV, yaitu mencapai 60%, sedangkan media cetak seperti Koran dan sejenisnya sudah mampu menyedot sekitar 30%.“Karena kita saya berharap anggota P3I gencar menjual program beriklan untuk luar ruang ini. Kenapa, karena walaupun persentase belanja iklan melalui media outdoor tidak sampai 10%, namun perkembangan cukup prospektif, khususnya melalui LED, terlihat cenderung terus membaik,” katanya di sela-sela Konferensi Daerah VI P3I Bali di Hotel Sanur Paradise Denpasar, Kamis (11/10/2012).Pada kesempatan tersebut Ida Bagus Nyoman Sudewa, Wakil Ketua Umum Kadin Bali, menyambut baik ajakan Ketua Umum P3I tersebut. Alasannya, Provinsi Bali saat ini membutuhkan media beriklan yang baik dan lebih tertata sehingga tidak mengurangi keindahan tata kota.Karena itu Kadin Bali diakui tertus mendorong upaya-upaya proaktif P3I di daerahnya untuk senantiasa menjadi jembatan dengan pemerintah dalam menindaklanjuti kepentingan dimaksud, terutama dalam merumuskan sistem dan aturan pemasangan iklan luar ruang itu. “P3I memang salah satu lembaga di bawah naungan Kadin yang saya nilai perannya sangat strategis, karena itu perlu didukung agar aktif bersinergi dengan pemerintah daerah setempat untuk mewujudkan terwujudnya tatakelola wajah perkotaan yang baik,” papar Sudewa.Harris sependapat dengan Wakil Ketua Umum Kadin Bali itu. Alasannya, karena di wilayahkota-kota besar seperti  Jakarta, terlihat saat ini hampir semua di gedung-gedung dan jalanan dapat ditemui media digital yang menyajikan  gambar bergerak atau video.   Hal itu karena media iklan sebelumnya yang berupa papan atau billboard sudah diganti dengan produk tersebut. Bahkan di wilayah ibu kota itu, pemerintahnya akan mengganti seluruh papan iklan dengan LED. Karenanya perlu ada aturan main yang jelas agar tidak mempengaruhi keindahan kota.“Memang aturan main perlu jelas. Sebab arahnya sekarang terjadi pergeseran dari billboard ke LED. Penggantian itu dilakukan karena LED lebih menarik penyajian informasi dibandingkan dengan billboard yang bersifat statis,” jelas Harris. (bas)(Foto:billboard-outdoor.com)  

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top