Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRAKTIK OUTSOURCING: Pembenahan izin penyedia jasa dipertanyakan

JAKARTA: Serikat pekerja/serikat buruh mempertanyakan tentang pembenahan izin perusahaan penyedia jasa tenaga kerja outsourcing yang akan dilakukan Kemenakertrans.Hal itu dikarenakan izin usaha dan perpanjangan izin usaha perusahaan penyedia jasa tenaga
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 11 Oktober 2012  |  10:34 WIB

JAKARTA: Serikat pekerja/serikat buruh mempertanyakan tentang pembenahan izin perusahaan penyedia jasa tenaga kerja outsourcing yang akan dilakukan Kemenakertrans.Hal itu dikarenakan izin usaha dan perpanjangan izin usaha perusahaan penyedia jasa tenaga kerja outsourcing (alihdaya) diberikan oleh dinas tenaga kerja di tingkat kabupaten/kota.Menurut Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar, Kemenakertrans tidak memiliki akses terhadap pemberian izin dan perpanjangan izin usaha untuk perusahaan bidang tersebut."Tentu Kemenakertrans akan berhadapan dengan masalah otonomi daerah jika berhubungan dengan pemberian izin dan perpanjangan izin usaha perusahaan alihdaya," katanya, Kamis (11/10/2012).Selain itu, draf peraturan menakertrans (permenakertrans) belum mengakomodir putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), seperti pada pasal 32 ayat (2) UU No.13/2002 tentang Ketenagakerjaan.Dalam pasal tersebut tertulis mengharuskan perusahaan alihdaya yang baru memperhitungkan masa kerja tenaga kerja alihdayanya jika terjadi peralihan dari perusahaan lama ke yang baru."Namun, perusahaan alihdaya tetap diperbolehkan kontrak kerja walaupun pekerja mereka sudah bekerja lebih dari tiga tahun pada pengguna jasa yang sama. Ini bertentangan dengan pasal 59 UU Ketenagakerjaan," tutur Timboel.Untuk itu, dia menambahkan Menakertrans Muhaimin Iskandar melakukan kajian lebih mendalam lagi sehubungan dengan draf baru peraturan mengenai sistem alihdaya. (ra)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top