Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TOL BENOA-NUSA DUA: Pelindo III pastikan pembangunannya tak ganggu pelayaran

DENPASAR: PT Pelindo III Benoa Denpasar, Bali memastikan tongkang pengangkut pipa pancang dan peralatan pembangunan jalan Tol tengah laut Benoa-Nusa Dua milik PT Jasa Marga Bali Tol tidak menggangu lalu lintas pelayaran.General Manager PT Pelindo III
Matroji
Matroji - Bisnis.com 29 Mei 2012  |  17:52 WIB

DENPASAR: PT Pelindo III Benoa Denpasar, Bali memastikan tongkang pengangkut pipa pancang dan peralatan pembangunan jalan Tol tengah laut Benoa-Nusa Dua milik PT Jasa Marga Bali Tol tidak menggangu lalu lintas pelayaran.General Manager PT Pelindo III Benoa Iwan Sabatini mengatakan lalu lintas itu telah diatur untuk menghindari kekacauan lalu lintas pelayaran.“Saat lalu lintas kapal jenis tongkang yang digunakan untuk pemuatan pipa pancang beton (concrete pipe pile) dan pipa pancang baja (steel pipe pile) telah disiapkan jalur khusus,” katanya kepada Bisnis, hari ini.Pada pemetaan lalu lintas pelayaran pelabuhan Benoa, lanjutnya, tongkang milik konsorsium Jasa Marga itu akan melalui perairan dangkal untuk menuju titik pembangunan tol Benoa-Nusa Dua. Perairan dangkal terhitung hanya mencapai kedalaman 1,5 meter dibawah permukaan laut pada saat pasang.Adapun pelayaran reguler, baik pengankutan barang ataupun cruise, disiapkan jalur dengan melalui perairan dalam. Untuk jalur ini telah disiapkan dengan berbagai upaya, termasuk pengerukan di beberapa titik. "Peningkatan kedalaman itu untuk menyambut kedatangan 38 kapal yang diproyeksikan berlabuh di Benoa pada 2012."Untuk mengantisipasi benturan lalu lintas, paparnya, pelabuhan Benoa juga menyediakan lahan 4,8 hektare lengkap dengan dermaga tongkang untuk sarana bongkar muat pipa pancang dan peralatan pembangunan jalan tol.Penyediaan lahan ini, lanjutnya, untuk memperlancar pengiriman logistik dari daratan menuju titik pasang di tengah laut. Perusahaan konsorsium, PT Jasa Marga Bali Tol menunjuk tiga perusahaan karya milik Negara untuk membangun 4 paket pekerjaan tol tengah laut ini. Tercatat paket I dikerjakan oleh Adhi Karya, paket III Hutama Karya dan paket II dan IV Waskita Karya.Berdasarkan surat keputusan mulai pengerjaan yang terbit pada 1 Maret 2012, sejumlah alat berat milik ketiga perusahaan pembangun itu mulai dikirim ke tengah laut. Sebagaimana diketahui, Jasa Marga Bali Tol memiliki konsep pengembalian investasi Rp2,46 triliun dengan penghitungan 15 tahun masa operasi. Pengembalian itu, didapat dari pungutan tarif tol yang telah ditetapkan.Jasa Marga Bali Tol yang memegang konsesi pengelolaan selama 45 tahun menetapkan tarif sebesar Rp10.000 untuk golongan I hingga Rp30.000 per unit untuk untuk golongan V. Adapun sepeda motor yang masuk dalam golongan VI dikenakan tarif Rp4.000 per unit.(api) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ashari Purwo

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top