Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASAR TRADISIONAL: Makin kalah bersaing dengan pasar modern

JAKARTA: Pedagang pasar tradisional semakin terpukul akibat buruknya infrastruktur dan kalah bersaing dengan pasar modern.Data Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mencatat sekitar 80% pasar tradisional secara nasional dalam kondisi tidak
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Mei 2012  |  14:48 WIB

JAKARTA: Pedagang pasar tradisional semakin terpukul akibat buruknya infrastruktur dan kalah bersaing dengan pasar modern.Data Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mencatat sekitar 80% pasar tradisional secara nasional dalam kondisi tidak sehat.Sekjen APPSI Ngadiran mengatakan pedagang pasar tradisional semakin terpuruk karena kondisi berusaha yang tidak lagi menguntungkan."Kami perkirakan omzet rata-rata pedagang pasar tradisional turun lebih dari 50% per Mei 2012. Ini terjadi merata secara nasional," katanya kepada Bisnis, Selasa, 29 Mei.Dia mengatakan tren penurunan omzet kemungkinan masih akan terjadi selama tidak ada perubahan fisik pasar dan aturan pemerintah yang propedagang.APPSI mencatat pedagang kebutuhan pokok masyarakat yang paling merasakan penurunan omzet selama 5 bulan pertama 2012.Menurut Ngadiran, buruknya kondisi pasar membuat masyarakat lebih memilih berbelanja di pasar tradisional. Hal yang lebih memberatkan, lanjutnya, zonasi antara pasar modern dan pasar tradisional cenderung masih bias.Dia mengatakan salah satu cara agar pasar tradisional bergairah lagi ialah dengan revitalisasi atau peremajaan. Sebagian pedagang, lanjutnya, mengaku siap membantu revitalisasi dengan cara swadaya."Asalkan harga jual kiosnya wajar, pedagang pasti mampu bayar," ujarnya. (ra)

 

BACA JUGA

-Harga emas memburuk dalam 13 tahun terakhir

-Pelabuhan Merak harus tambah dermaga

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Roberto Purba

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top