Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PASOKAN BBM: Jero sudah minta Pertamina perbanyak pengiriman ke Kalimantan

JAKARTA: Menteri ESDM Jero Wacik telah meminta PT Pertamina (Persero) memasok tambahan BBM nonsubsidi di Kalimantan. Hal ini dianggap sebagai jalan keluar dari permintaan pasokan kurangnya BBM di pulau itu.Wacik mengklaim setelah melakukan pengecekan,
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Mei 2012  |  18:49 WIB

JAKARTA: Menteri ESDM Jero Wacik telah meminta PT Pertamina (Persero) memasok tambahan BBM nonsubsidi di Kalimantan. Hal ini dianggap sebagai jalan keluar dari permintaan pasokan kurangnya BBM di pulau itu.Wacik mengklaim setelah melakukan pengecekan, ancaman gubernur Kalimantan akan memblokir angkutan batu bara yang melewati Sungai Barito, tidak benar.“Katanya ada ancaman, setelah saya cek, ngga ada. Gubernurnya ngga ngancam. Saya kenal Pak Rudi [Gubernur Kalsel]. Kalau mau menyelesaikan masalah, jangan menciptakan masalah baru. Kalau minta tambahan Premium caranya dengan blokade batu bara, itu urusannya jadi makin besar,” ujarnya ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, hari ini.Wacik menegaskan jika ingin mengajukan tambahan kuota BBM subsidi dari saat ini 40 juta kiloliter untuk nasional, maka pemerintah tetap harus menjalani mekanismenya dengan mengajukannya ke DPR dulu dengan angka tambahan yang resmi.Seperti diketahui pada Sabtu lalu, Gubernur Kalsel Rudy Ariffin diketahui ikut dalam aksi masyarakat menghadang keluarnya tongkang batu bara yang melintas di bawah Jembatan Barito, sebagai aksi meminta tambahan kuota BBM subsidi.Rudi yang juga Ketua Forum Percepatan Pembangunan Kalimantan mengatakan bahwa kelangkaan BBM tersebut telah mengganggu kegiatan ekonomi. Tambahan kuota BBM bersubsidi sebesar 5% yang disiapkan BPH Migas dinilai tidak cukup.“Mari kita cari jalan keluar baik-baik. Ini sudah dapat penyelesaiannya dengan men-drop tambahan BBM yang nonsubsidi. Prinsipnya, gubernur mana pun ngga boleh gunakan pola-pola ancaman begitu,” tegas Wacik.Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya Yuktyanta mengatakan Pertamina siap memasok berapa pun tambahan pasokan BBM nonsubsidi yang diminta oleh Kalimantan. Terkait tambahan yang subsidi, menurutnya itu domain pemerintah dan Pertamina tinggal melaksanakannya.“Berapa pun kebutuhannya, Pertamina akan pasok. Kalau yang subsidi itu BPH Migas, Pertamina hanya pelaksana,” ujarnya.(api) 

 

BACA JUGA:

Skandal seks DPR mulai terkuak

Kekhawatiran data China pukul saham pertambangan

Hasil F1 Monaco, Webber juaranya

Rossi masuk Honda gantikan Stoner?


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top