Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BISNIS OTOMOTIF: Industri bidik potensi pasar klub

DENPASAR: Industri otomotif mulai melirik potensi pasar dari komunitas dan klub, terbukti anggaran dari Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) untuk mendukung kegiatan klub dijatah sekitar 30%-40%.Kabid Humas Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif (FK3O)
News Editor
News Editor - Bisnis.com 27 Mei 2012  |  17:03 WIB

DENPASAR: Industri otomotif mulai melirik potensi pasar dari komunitas dan klub, terbukti anggaran dari Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) untuk mendukung kegiatan klub dijatah sekitar 30%-40%.Kabid Humas Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif (FK3O) Pujiyono Wahyudi mengatakan ATPM menyadariperan klub otomotif dapat disejajarkan sebagai mitra. Hal ini terkait dengan bagaimana strategi marketing melalui logo dan sekaligus produk terbaru dari ATPM bisa dipromosikan sangat efektif melalui komunitas penghobby otomotif tersebut.“Mereka di satu sisi melihat peran dari klub otomotif yang merupakan representasi dari pengguna produk mobil yang mereka produksi dan rata-rata di kalangan ini tergolong fanatik terhadap produk sehingga boleh dikatakan segmen yang sangat potensial,” katanya hari ini saat FK3O menyelenggarakan Bursa Otomotif yang diselenggarakan pertama kalinya di Denpasar.Menurut Pujiyono mereka pun menyadari untuk tidak sekedar ‘dimanfaatkan’ saja, tetapi melalui kerja sama atau mencapai titik negosiasi yang saling memberi manfaat (win win solution). Para komunitas otomotif tersebut memposisikan diri bagaimana dengan support dari ATPM juga bisa dikembangkan melalui kegiatan otomotif.Dengan tujuan inilah, kata dia, FK3O berdiri sebagaimana ditujukan untuk bagaimana menjembatani baik antar klub, klub dengan industri dan sektor pendukungnya.“Kami berusaha untuk meniadakan friksi antar klub sembari mengupayakan untuk menaikkan level di tingkat industri agar dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat dikembangkan di dunia otomotif,” tandasnya.Ia mengamini bahwa seiring dengan pertumbuhan klub otomotif di beberapa daerah di kota-kota besar di Indonesia terjadi korelasi dengan meningkatnya pertumbuhan industri dan sektor pendukungnya.Sebagai contoh, misalnya, menurut sepengetahuannya dari relasi yang bergelut di sektor pendukung otomotif seperti produk ban di tahun 2011 mengalami peningkatan signifikan sampai dengan profit yang mencapai 40% hingga 50%.Hal tersebut sejalan dengan pertumbuhan baik secara kualitas dan kuantitas komunitas otomotif yang rata-rata meningkat sekitar 20% tiap tahunnya. Sebagai catatan, data itu diprosentase semenjak kehadiran FK3O yang baru dibentuk sejak tahun 2008 silam di Jakarta.Sampai saat ini tercatat, anggota FK3O terdiri atas 150 klub otomotif atau sekitar 100 ribu lebih anggota yang tersebar di Indonesia. Di Bali pembentukan FK3O, baru diresmikan November 2011 lalu berjumlah 30 klub yang semuanya terdiri atas 680 anggota.(ea)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : I Komang Robby Patria

Editor : Marissa Saraswati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top