Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ANGKUTAN BARANG: 30.000 Armada perlu revitalisasi

JAKARTA: Kamar Dagang  dan Industri (Kadin) Indonesia memacu program revitalisasi/peremajaan 30.000 unit armada pengangkut barang dan sembilan bahan kebutuhan pokok untuk mendukung percepatan lalu lintas barang.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  09:27 WIB

JAKARTA: Kamar Dagang  dan Industri (Kadin) Indonesia memacu program revitalisasi/peremajaan 30.000 unit armada pengangkut barang dan sembilan bahan kebutuhan pokok untuk mendukung percepatan lalu lintas barang.

Wakil Ketua Komite Tetap  Bidang Logistik dan Intermoda Kadin Indonesia Anwar Sata mengatakan apalagi program tersebut sudah mendesak dan telah masuk dalam peta jalan (road map) sistem logistik nasional (Sislognas) dan disetujui Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY).

“Khusus untuk program peremajaan 30.000 unit angkutan barang di seluruh Indonesia tersebut dijadwalkan bisa dilaksanakan pada 2012-2015,” ujarnya kepada Bisnis, hari ini Kamis (24/5).

Komitmen program revitalisasi angkutan barang tersebut mendapat dukungan dari Bank Indonesia dan sejumlah lembaga keuangan di dalam negeri.

Apalagi kata dia, dalam beberapa kali rapat koordinasi di kantor Menko Perekonomian dan Kadin Indonesia, percepatan program tersebut dinilai sudah sangat mendesak.

“Bahkan dalam pertemuan pada pekan ini di Kadin, program revitalisasi angkutan barang dan logistik itu menjadi topik sentral pembahaan yang di ikuti sejumlah asosiasi pengusaha dan pakar transportasi,” tuturnya.

Dalam beberapa pertemuan di Kadin tersebut juga telah mengkristal bahwa semua opsi akan dipergunakan, termasuk juga membebaskan segala bea masuk baik itu untuk pembelian truk trailer baru dan bekas, termasuk juga untuk pengadaan suku cadangnya. (k1/arh)

 

SITE MAP:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : JIBI

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top