Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENGADILAN PAJAK sulit menerapkan prinsip yurisprudensi

 
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 14 Mei 2012  |  19:46 WIB

 

JAKARTA: Prinsip yurisprudensi sulit diterapkan dalam pengadilan pajak, karena sengketa perpajakan harus diputus kasus per kasus.
 
Staf Ahli Bidang Fiskal Dewan Perwakilan Daerah Tjip Ismail mengatakan putusan pengadilan pajak harus berlaku tetap dengan mencantumkan nilai yang harus dibayarkan/tidak dibayarkan oleh wajib pajak.
 
Dia menambahkan hakim pengadilan pajak harus terlebih dulu mempertimbangkan semua bukti yang diajukan wajib pajak dan otoritas pajak sebelum memutuskan perbedaan interpretasi antara kedua pihak tersebut.
 
“Kedua pihak harus mengajukan bukti. Setiap kasus bisa berbeda, walaupun masalahnya sama karena bukti yang diajukan,” jelas Tjip.
 
Dalam sistem yang berlaku sekarang, lanjutnya, wajib pajak sebetulnya sudah diuntungkan karena bisa memenangkan sekitar 60% dari sengketa yang diajukan ke pengadilan.
 
Tjip, yang pernah menjabat Kepala Pengadilan Pajak, mengakui sampai saat ini jumlah hakim pengadilan pajak belum memadai untuk memproses kasus yang diajukan dengan efisien.
 
“Sudah diusahakan [jumlah hakim] ditambah terus. Tapi sulit, karena tidak hanya harus mengerti hukum tapi juga akuntansi. Karena itu sampai sekarang post in dan post out-nya memang tidak sebanding,” katanya. (sut)
 
 
 

BACA JUGA:

>>Jakarta Stocks Decline 1.48% In Today's Closing Session

>> MARKET CLOSING—IHSG Anjlok 61,07 Poin

>> TRAGEDI SUKHOI: Penyebar  Foto Palsu Terancam  Denda Rp12 Miliar!

>> Sinyal negatif di bursa Asia menguat 

>> BBJ Targetkan Kontrak Kakao Tembus 300.000 Ton

>> 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top