Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI FARMASI: Bahan baku obat harus terjamin

JAKARTA: Pemerintah harus dapat menjamin ketersediaan obat dan bahan baku obat, terutama untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat."Akses terhadap obat merupakan tanggung jawab pemerintah," kata Ali Ghufron Mukti, Wamenkes usai membuka
Adhitya Noviardi
Adhitya Noviardi - Bisnis.com 10 Mei 2012  |  14:27 WIB

JAKARTA: Pemerintah harus dapat menjamin ketersediaan obat dan bahan baku obat, terutama untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat."Akses terhadap obat merupakan tanggung jawab pemerintah," kata Ali Ghufron Mukti, Wamenkes usai membuka Pameran Niaga Bahan Baku Farmasi hari ini, Kamis, 10 Mei 2012.Dia menuturkan peluang industri farmasi masih bagus, dan dibutuhkan banyak obat dan bahan baku obat untuk memenuhi kebutuhan industri tersebut.Menurutnya, pemerintah selama ini sudah berhasil menanggung 76,4 juta jiwa biaya kesehatan untuk orang miskin dan masyarakat yang mendekati miskin melalui Jamkesmas. "Kalau nanti SJSN pada 2014 sudah terlaksana, maka seluruh masyarakat Indonesia bisa ter-cover biaya kesehatannya. Kalau dulu di Indonesia orang miskin dilarang sakit, sekarang orang miskin yang sakit dilarang bayar," ungkapnya.Pameran yang berlangsung tiga hari (10-13 Mei) di Hall D2, Jakarta International Expo, Kemayoran, itu diikuti sedikitnya 221 perusahaan farmasi lokal dan internasional.Pameran niaga bahan baku khusus farmasi terbesar di dunia ini, katanya, pertama kali diadakan di Asia Tenggara."Kami berharap tahun depan pameran CPhI ini bisa diadakan lagi di Indonesia, sehingga industri lokal bisa melihat langsung kelebihan dari industri farmasi asing, dan bisa mengajak kerja sama," tambahnya. (tw)

 

 

 

+ JANGAN LEWATKAN:

10 ARTIKEL PILIHAN Hari Ini

5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top