Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEK KERETA API: Pembebasan lahan jalur lintas utara rampung Juni

SEMARANG: Kementerian Perhubungan memasang target pembebasan lahan dan penertiban lahan dalam proyek pembangunan rel ganda kereta api jalur lintas utara rampung Juni mendatang seiring dengan kuatnya koordinasi antara pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia
Hery Trianto
Hery Trianto - Bisnis.com 09 Mei 2012  |  14:14 WIB

SEMARANG: Kementerian Perhubungan memasang target pembebasan lahan dan penertiban lahan dalam proyek pembangunan rel ganda kereta api jalur lintas utara rampung Juni mendatang seiring dengan kuatnya koordinasi antara pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan aspek teknis yang paling menggembirakan adalah koordinasi lebih erat antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan PT KAI. Dengan koordinasi itu diharapkan pembebasan lahan milik masyarakat dan penerbitan lahan milik pemerintah segera tuntas."Lahan pasti ada negosiasi, saya kira itu normal. Cuma ada beberapa wilayah yang perlu penanganan khusus, misal di Tandes, di Semarang, terutama di perkotaan," katanya dalam Kunjungan Proyek Rel Ganda Kereta Jalur Utara, siang ini, 9 Mei 2012.Dalam catatan perkembangan proyek tersebut, total keseluruhan lahan pembebasan lahan dalam rencana adalah seluas 800.318 m2 dan terealisasi baru seluas 31.149,63 m2.Adapun total rencana penertiban lahan adalah seluas 270.882 m2 dan belum terealisasi sepenuhnya dari jumlah rencana tersebut.Wamenhub juga mengatakan  dari total paket dalam proyek tersebut sebanyak 305 terdiri dari paket kontrak tahun jamak (multiyear) 2012--2013 sebanyak 250 paket dan paket kontrak tahun tunggal (single) 2012 sebanyak 55 paket.Dari jumlah tersebut sudah kontrak sebanyak 254 paket dan dalam proses lelang 51 paket. Kontrak direncanakan pada Mei-Juni tahun ini.Wamenhub mengatakan hingga saat ini proyek rel ganda lintas utara tersebut baru 6,13% dan tahun ini ditargetkan rampung pembangunan fisik 60% sehingga tahun depan tersisa 40% pembangunan fisik.Beberapa kendala yang perlu diselesaikan adalah soal pemindahan pipa air milik PT Petro Kimia Gresik di sisi utara rencana jalur ganda KA antara Stasiun Babat--Stasisun Bojonegoro sepanjang 15 km perlu digeser sepanjang 5,05 km."Saya kira semua masih on track, semua sesuai dengan jadwal. Dari sisi koordinasi makin maju," katanya.Proyek Jalur Utara merupakan salah satu dari empat proyek rel ganda yang ditargetkan selesai akhir 2013. Tiga proyek lainnya adalah Jalur Ganda Lintas Selatan (Cirebon--kroya, Kroya--Kutoarjo), Jalur Ganda Duri--Tangerang, dan Jalur Ganda Tanah Abang--Serpong--Maja.Adapun proyek rel ganda Jalur Utara ini sepanjang 432 kilometer terdiri dari Cirebon--Brebes, Pekalongan--Semarang, Semarang--Bojonegoro, dan Bojonegoro--Surabaya.Dirjen Perkeretapian Kemenhub Tundjung Inderawan mengatakan beberapa kendala pembebasan lahan adalah soal pembebasan tanah perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara IX dengan luas areal yang dibutuhkan 29.316 m2. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top