Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HOLCIM INDONESIA: Pabrik semen di Tuban rampung 2013

SURABAYA: Pembangunan pabrik semen Holcim berkapasitas 1,7 juta ton/tahun di Tuban telah mencapai 25% sehingga pabrik milik PT Holcim Indonesia Tbk senilai US$450 juta itu diyakini dapat beroperasi sesuai jadwal pada triwulan III 2013.Dengan rampungnya
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Mei 2012  |  15:57 WIB

SURABAYA: Pembangunan pabrik semen Holcim berkapasitas 1,7 juta ton/tahun di Tuban telah mencapai 25% sehingga pabrik milik PT Holcim Indonesia Tbk senilai US$450 juta itu diyakini dapat beroperasi sesuai jadwal pada triwulan III 2013.Dengan rampungnya pabrik tersebut, total produksi semen oleh perusahaan publik itu kelak menjadi 10 juta ton mencakup dua unit pabrik yang telah beroperasi terlebih dahulu di Cilacap, Jawa Tengah, dan Narogong, Jawa Barat."Pembangunan pabrik semen butuh 3 tahun, maka pabrik di Tuban dijadwalkan rampung pertengahan 2013 sesudah dilakukan ground breaking 5 Desember 2010," ujar Rusli Setiawan, Relationship Management Director PT Holcim Indonesia Tbk, kepada para wartawan, Selasa 8 Mei 2012.Dia mengatakan pembangunan pabrik semen di Tuban telah direncanakan manajemen Holcim sejak lama, tetapi tertunda akibat terjadinya krisis moneter pada 1998 dan 2005.Pabrik tersebut dinilai rampung dalam kondisi yang tepat, yakni terjadinya peningkatan permintaan semen sejak 2 tahun terakhir dan konsumsi bahan bangunan itu diyakini tumbuh terus di tahun-tahun mendatang.Tingkat konsumsi semen di dalam negeri pada 2011 sebanyak 48 juta ton, 55% diantaranya diserap pasar Pulau Jawa dan 25% di Sumatra.Adapun pembangunan infrastruktur maupun rumah hunian, terutama rumah klas menengah, terus berkembang."Banyak yang beranggapan permintaan semen di dalam negeri tahun ini dan tahun depan tumbuh 7%-8%, tetapi kami yakin mencapai 10%-12%, maka dibutuhkan pabrik semen baru," tutur Rusli. (ra)

 

>>BACA JUGA

Sektor industri dihantui biaya tak terkontrol


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A .Chevny

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top