CBM: 8 Kontrak gas metana batu bara ditandatangani

 
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 18 April 2012  |  16:27 WIB

 

JAKARTA : Pemerintah menandatangani total 8 kontrak kerja sama blok gas metana batu bara  CBM (coal bed methane) di sela-sela acara IndoCBM keempat hari ini. 
 
Total 8 blok CBM yang ditandatangani hari ini terdiri dari 4 blok melalui lelang penawaran langsung 2011 dan 4 blok melalui lelang penawaran langsung 2011 pada tumpang tindih eksisting wilayah kerja migas dan IUP batu bara. 
 
Keempat blok yang ditandatangani melalui lelang penawaran langsung tahun 2011 adalah pertama, blok Bangkanai I yang dimenangkan PT Bangkanai CBM Energi. Kedua, blok Bangkanai II yang dimenangkan PT Borneo Metana Energi. 
 
Ketiga, blok Kuala Kapuas II yang dimenangkan PT Bina Mandiri Energi. Keempat, blok West Sanga Sanga I yang dimenangkan PT Sanga-Sanga Energi Prima. 
 
Sementara itu, sisa empat blok yang ditandatangani hari ini merupakan hasil lelang penawaran langsung tahun 2011 (sesuai Permen No.33 Tahun 2006) pada tumpang tindih eksisting wilayah kerja migas dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) batu bara. 
 
Keempat blok CBM itu adalah pertama, blok Air Komering yang dimenangkan konsorsium PT Batu Raja Energi dan PT Anugrah Persada Energi. Kedua, blok Air Benakat I yang dimenangkan konsorsium PT Pertamina Hulu Energi Metana Sumatera 3 (PHE Metra 3) dan PT Petrobara Sentosa. 
 
Ketiga, blok Air Benakat II yang dimenangkan konsorsium PT PHE Metana Sumatera 6 (PHE Metra 6) dan PT Prima Gas Sejahtera. Keempat, blok Air Benakat III yang dimenangkan konsorsium PT PHE Metana Sumatera 7 (PHE Metra 7) dan PT Unigas Geosinklinal Makmur.  
 
Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo mengatakan total komitmen pasti dari kedelapan blok CBM yang ditandatangani hari ini adalah sebesar US$39,4 juta. Sementara, bonus tandatangan yang akan diterima langsung oleh pemerintah adalah sebesar US$8 juta.
 
Dengan tambahan 8 blok CBM yang ditandatangani hari ini, maka Indonesia kini memiliki total 50 blok CBM. Berdasarkan data BP Migas, sebelum ini ada total 42 blok CBM yang ditandatangani sejak pertama diteken pada 2008, terdiri dari 17 di wilayah Sumatra dan 25 di wilayah Jawa dan Kalimantan.
 
"Pemerintah akan tawarkan lagi 8 blok CBM, 5 dari penawaran langsung dan 3 dari penawaran reguler, semuanya akan diumumkan besok pagi," tambah Evita.  (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top