Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Biodiesel terancam BM antidumping di Eropa

 
Febriany Dian Aritya Putri
Febriany Dian Aritya Putri - Bisnis.com 30 November 2011  |  19:14 WIB

 

JAKARTA: Pemerintah mengkhawatirkan ancaman pengenaan bea masuk antidumping oleh Uni Eropa terhadap produk biodiesel dari Indonesia.
 
Direktur Pengamanan Perdagangan Kementerian Perdagangan Ernawati mengatakan instansinya sudah meminta agar Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara-negara Eropa menyampaikan informasi terkait dengan ancaman tersebut.
 
"Kami tengah meminta informasi dari KBRI, mengenai ancaman tersebut. Memang harus diwaspadai seperti itu. Ekspor biodiesel Indonesia dan Singapura tahun lalu mencapai 500.000 ton, sisanya dari Argentina sebanyak 1,1 juta ton," jelasnya.
 
Menurutnya, kebutuhan Uni Eropa akan biodiesel selalu meningkat setiap tahunnya. Pada tahun lalu, katanya, meningkat 20% dibandingkan dengan 2009.
 
Ernawati menuturkan saat ini ada keresahan di Uni Eropa terkait dengan tutupnya sejumlah produsen biodiesel akibat cukup banyaknya produk impor.
 
"Ini [ancaman pengenaan bea masuk antidumping] merupakan peringatan dini. Mereka [Uni Eropa] bisa mengajukan ke komite untuk dilakukan investigasi terhadap produk Indonesia," paparnya.
 
Menurutnya, tidak ada yang pasti apakah Uni Eropa akan melanjutkan peringatan dini itu menjadi pengenaan bea masuk antidumping.
 
Dia mengatakan pihaknya akan terus berkomunikasi dengan KBRI di sejumlah negara-negara di Eropa untuk menindaklanjuti ancaman ini.
 
"Belum pasti apakah dari peringatan dini berlanjut ke realisasi. Yang jelas harus ada informasi dari KBRI untuk mengonfirmasi kabar ini," papar Ernawati.
 
Biodiesel merupakan alternatif baru pengganti bahan bakar minyak, dimana bisa mengurangi polusi dan ramah lingkunan. Melalui penggunaan biodiesel masalah kesehatan akibat polusi udara otomatis bisa dikurangi.
 
Bahan baku biodiesel selain berasal dari minyak sawit, bisa juga dihasilkan melalui beragam jenis biji-bijian yang ada di Indonesia seperti biji jarak dan nyamplung. (sut)
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top