Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri harus kurangi penggunaan HCFCs

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 November 2011  |  15:40 WIB

 

JAKARTA: Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya menantang kalangan industri untuk menekan penggunaan hydro chloro fluorocarbons (HCFCs) dan menggantinya dengan bahan lebih ramah lingkungan.
 
HCFCs merupakan salah satu bahan perusak ozon atau ozone depleting substances (ODS) yang hingga kini masih digunakan secara ekstensif oleh kalangan industri.
 
Kambuaya menyatakan pengurangan penggunaan HCFCs merupakan tantangan ke depan bagi sektor industri di dalam negeri tanpa mengurangi daya saing.
 
"Tantangan ke depan bagi Indonesia yakni kebutuhan untuk memilih bahan alternatif dari HCFCs yang lebih ramah lingkungan. Di sisi lain, industri di Indonesia harus tetap kompetitif dan ramah lingkungan," ujarnya dalam keterangan pers siang ini menyusul digelarnya konferensi internasional ozon COP Konvensi Viena Ke-9 dan pertemuan Protokol Montreal ke-23 di Bali hari ini.
 
Dalam konferensi ini, Kambuaya juga menyebutkan multilateral fund yang dibentuk untuk memberikan bantuan bagi negara berkembang agar dapat memenuhi control measures dari Protokol Montreal telah mencairkan dana hingga US$2,5 miliar.
 
Indonesia sebagai tuan rumah berinisiatif menggulirkan Deklarasi Bali untuk menjembatani proposal dari negara peserta serta memastikan sinergi dan kolaborasi antara perlindungan lapisan ozon dengan mitigasi perubahan iklim. 
 
Kambuaya juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk melanjutkan penyediaan bantuan dana dan teknologi yang cukup terhadap negara berkembang seperti Indonesia.
 
Protokol Montreal untuk perlindungan terhadap lapisan ozon diadopsi pada 1987. Perjanjian ini dinyatakan sebagai perjanjian di bidang perlindungan lingkungan paling sukses serta paling banyak diratifikasi oleh 196 negara anggota PBB. (arh)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Gloria Natalia & Aprika R. Hernanda

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top