Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN evaluasi keberadaan pembangkit tua

 
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 17 November 2011  |  21:52 WIB

 

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara akan mengevaluasi keberadaan pembangkit listrik yang umurnya sudah tua menyusul masih adanya pembangkit yang mendapat PROPER (program peringkat kinerja perusahaan) hitam. 
 
Direktur Pengadaan Strategis PLN Bagiyo Riawan mengatakan umumnya pembangkit yang mendapat PROPER hitam itu adalah pembangkit yang juga sudah tidak ekonomis lagi. 
 
"Untuk yang masih mendapat PROPER hitam, itu akan kita tangani dengan serius, umumnya yang hitam ini PLTD tua yang sudah sangat tidak ekonomis. Kami akan tinjau kembali apakah keberadaannya tetap diteruskan atau sudah kita hilangkan saja," ujarnya di sela-sela acara Green Power Plant Toward Environmental Sustainability hari ini. 
 
Sebelumnya, Sigit Reliantoro, Asdep Urusan Pengendalian Pencemaran dan Pertambangan, Energi dan Migas Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan saat ini masih ada 2 PLTD serta 1 PLTU (di luar Jawa) yang mendapat predikat PROPER hitam atau masih belum taat dalam mengelola lingkungan. Sayangnya ia enggan merinci pembangkit yang dimaksud. 
 
"Pelanggarannya masih dasar, seperti limbah yang tidak dipantau, emisi juga. Kebanyakan alasannya saat mereka mau mengajukan anggaran untuk mengelola lingkungan itu susah,"ujar Sigit. 
 
Menanggapi hal itu, Bagiyo mengatakan petugas-petugas PLN di lapangan, terutama yang berada di daerah terpencil, masih mengalami kendala dari segi kemampuan teknologi pengelolaan lingkungan. Meski demikian, dari segi biaya untuk mengelola lingkungan sebenarnya sudah tercukupi. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top