Balikpapan jadi kota percontohan keselamatan jalan raya

BALIKPAPAN: Kota Balikpapan direncanakan menjadi proyek percontohan bagi jalan yang berkeselamatan guna mengurangi tingkat kecelakaan di jalan karena kondisi lalu lintas yang ada di kota tersebut masih belum mencapai tahap jenuh.Direktur Jenderal Perhubungan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 September 2011  |  15:53 WIB

BALIKPAPAN: Kota Balikpapan direncanakan menjadi proyek percontohan bagi jalan yang berkeselamatan guna mengurangi tingkat kecelakaan di jalan karena kondisi lalu lintas yang ada di kota tersebut masih belum mencapai tahap jenuh.Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso mengatakan pihaknya telah meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan untuk membuat program yang bisa diterapkan dalam proyek percontohan tersebut.“Dishub Balikpapan sudah diminta untuk membuat program bagaimana bentuknya jalan yang berkeselamatan tersebut,” ujarnya hari ini usai menghadiri Pekan Keselamatan Jalan di Balikpapan.Suroyo mengatakan program tersebut nantinya bisa menjadi contoh bagi daerah lain karena belum ada konsep yang jelas mengenai jalan yang berkesalamatan. Dengan adanya program tersebut ada kesamaan persepsi tentang kondisi jalan yang ada seperti kelengkapan rambu jalan, pemberdayaan angkutan masal, serta penataan terminal.Untuk pemberdayaan angkutan masal, pihaknya akan mendorong agar bisa dilakukan penelitian lebih lanjut agar bisa diterapkan dengan segera. Dengan penerapan tersebut angka kecelakaan yang terjadi menyebabkan 30.000 orang meninggal setiap tahunnya.Potensi kecelakaan cukup besar terutama terjadai pada penggunaan kendaraan roda dua. Berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) jumlah korban meninggal akibat kecelakaan di jalan raya pada 2004 mencapai 1,2 juta jiwa per tahun atau 3.288 jiwa per hari. Apabila tidak ada tindakan pencegahan diprediksi angka ini menjadi 1,9 juta jiwa pada 2030.Suroyo juga mengkhawatirkan antisipasi terhadap pertumbuhan ekonomi yang kurang baik. Pertumbuhan kendaraan bermotor yang mencapai 10% setiap tahunnya tidak diimbangi dengan perkembangan infrastruktur jalan yang hanya 1%.(api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top