Namarin: Perketat inspeksi muatan kapal ro-ro

 
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 28 September 2011  |  10:20 WIB

 

JAKARTA: Pemerintah diminta memperketat pemeriksaan muatan di atas kapal ro-ro (roll-on roll-off) setelah terjadi sejumlah kecelakaan transportasi berupa terbakarnya kapal yang diduga berasal dari dek kendaraan.
 
"Muatan kapal ro-ro kurang diperiksa," tegas Direktur The National Maritime Institut (Namarin) Siswanto Rusdi hari ini. 
 
Selain itu, pemerintah diminta memperketat persyaratan menjadi pelaut di Indonesia menyusul terjadinya sejumlah peristiwa kecelakaan transportasi laut dalam beberapa pekan terakhir.
 
Dia menilai beberapa kecelakaan kapal terjadi diduga akibat kapasitas kompetensi pelaut yang tidak sesuai dengan standar internasional.
 
Menurut dia, banyak pelaut di Indonesia yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan International Maritime Organization (IMO), tetapi dibolehkan membawa kapal. 
 
"Untuk mencegah kecelakaan lebih banyak akibat human error, sertifikasi pelaut perlu diperketat," katanya.
 
Dalam tiga hari ini, dua kapal motor bermuatan penumpang dan kendaraan kecelakaan dan terbakar serta memicu terjadinya korban meninggal.
 
Pagi ini, KM Kirana IX terbakar di Dermaga Gapura Surya Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. 8 Orang diketahui meninggal dunia dan belasan orang mengalami luka-luka karena panik.
 
Senin (26/9) lalu, KM Marina Nusantara yang terjadi di alur Sungai Barito, Kalimantan Selatan, memakan korban. Tiga Penumpang dinyatakan tewas  setelah dilarikan ke rumah sakit. (sut)
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top