Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BUMN asuransi siap buyback SUN hingga Rp6 triliun

JAKARTA: BUMN asuransi menyiapkan dana untuk buyback surat utang negara (SUN) senilai hingga Rp6 triliun untuk mengantisipasi melorotnya harga portofolio investasi tersebut.Deputi Bidang Jasa Kementerian Badan Usaha Milik Negara parikesit Suprapto mengungkapkan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 September 2011  |  16:48 WIB

JAKARTA: BUMN asuransi menyiapkan dana untuk buyback surat utang negara (SUN) senilai hingga Rp6 triliun untuk mengantisipasi melorotnya harga portofolio investasi tersebut.Deputi Bidang Jasa Kementerian Badan Usaha Milik Negara parikesit Suprapto mengungkapkan dana tersebut siap untuk dimobilisasi apabila sudah ada permintaah dari Kementerian Keuangan.“Semua dana disiapkan dari BUMN asuransi, totalnya Rp6 triliun. Sampai saat ini belum ada permintaan dari Kementerian Keuangan untuk menggunakan dana tersebut, namun kami siap untuk menyalurkan dana tersebut untuk buyback SUN,” ujarnya kepada Bisnis hari ini.Menurut Parikesit, pihaknya sudah mengkaji berbagai kemungkinan terkait keterlibatan BUMN mengamankan harga SUN. Setelah sepanjang pekan lalu mengalami penurunan, harga surat utang negara (SUN) hari ini menguat.Berdasarkan data Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (Himdasun) siang ini, harga SUN seri FR0030 dan FR0055 yang bertenor 5 tahun terapresiasi masing-masing ke level 116,13% dan 102,89%. Penguatan terjadi dari posisi akhir pekan lalu di level 115,5% dan 102,5%.Penguatan harga yang terjadi menekan imbal hasil (yield) kedua seri obligasi pemerintah itu ke level 6,64% dan 6,67%. Posisi yield kedua seri pada akhir pekan lalu ada di level 6,79% dan 6,77%.Seri FR0034 yang bertenor 10 tahun dan FR0054 bertenor 20 tahun juga menguat dan menekan imbal hasilnya ke level 7,27% dan 7,91%. Yield itu tertekan dari posisi akhir pekan lalu sebesar 7,39% dan 8,04%.Adapun, satu-satunya harga seri acuan obligasi pemerintah yang terkoreksi adalah FR0057 yang bertenor 30 tahun. Koreksi harga itu mendongkrak yield obligasi jangka panjang itu ke level 8,5% dari posisi akhir pekan lalu 8,36%.(api) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top