Remitansi TKI dari Malang capai Rp30 miliar

MALANG: Remitansi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri lewat Kantor Pos Besar Malang pada Lebaran laluyakni pada Agustus mencapai Rp30 miliar atau meningkat 30% bila dibandingkan remitansi TKI pada Lebaran tahun sebelumnya.Kepala Kantor Pos Besar
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 September 2011  |  17:48 WIB

MALANG: Remitansi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri lewat Kantor Pos Besar Malang pada Lebaran laluyakni pada Agustus mencapai Rp30 miliar atau meningkat 30% bila dibandingkan remitansi TKI pada Lebaran tahun sebelumnya.Kepala Kantor Pos Besar Malang Kiagus M. Amran, mengatakan remitansi TKI per bulannya juga naik. Pada 2011, angka remitansi per bulannya mencapai Rp20 miliar.“Pada 2010, angka remitansi per bulannya antara Rp15 miliar sampai Rp18 miliar,” kata Kiagus M. Amran di Malang, hari ini.Meningkatnya angka remitansi TKI tersebut, kata dia, karena dua hal, yakni karena sistemnya lebih mudah serta jumlah TKI luar negeri jumlahnya semakin banyak.Penerima remitansi dari TKI di luar negeri cukup menunjukkan PIN dan NPB serta KTP. Dengan syarat yang mudah tersebut, maka penerima langsung dapat mencairkan dana remitansi.Syarat menujukkan KTP diperlukan agar penerima dana remitansi tersebut tidak salah sasaran. Bisa saja terjadi, pengirim remitansi mengirim SMS ke telepon genggam penerima namun dibaca pihak lain.Jika tidak ada ketentuan persyaratan KTP, maka bisa saja dana tersebut justru diambil orang yang sebenarnya tidak berhak. “Karena itulah persyaratan KTP mutlak diperlukan.”Remitansi kebanyakan dari TKI yang bekerja di negara-negara Asia Pasifik. Sebagian lagi berasal dari negara-negara Timur-Tengah.

Pengiriman uang dalam negeri lewat wesel pos instan pada musim Lebaran lalu. Angka pengiriman uang dengan wesel pos instan mencapai Rp20 miliar atau meningkat 20% bila dibandingkan Lebaran tahun lalu.(api) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Choirul Anam

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top