Pemasaran lewat Internet kian efektif

JAKARTA: Kegiatan marketing melalui Internet memiliki potensi untuk meraih konsumen kelas menengah dan menengah atas.
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 09 Desember 2010  |  04:42 WIB

JAKARTA: Kegiatan marketing melalui Internet memiliki potensi untuk meraih konsumen kelas menengah dan menengah atas.

Hal tersebut didasarkan pada pertumbuhan Internet yang pesat pada lima tahun terakhir. Pada 2005, Internet masih berada di urutan ketujuh dari media yang digunakan masyarakat, tetapi pada 2010 Internet berada pada urutan ketiga setelah televisi dan koran."Netbook dapat terjual 12.000 unit dalam dua minggu, sedangkan penggunaan smartphone saja hampir 80% dalam segmen ini [menengah dan menengah ke atas]. Technology driving consumer revolution, marketers harus memahami konsep virtual costumer ini," ujar Yongky Suryo Susilo, Retailer Service Director Nielsen pada acara Annual Meeting and Media Presentation 2010 di Jakarta, hari ini.Dia menjelaskan konsumen Indonesia telah bangkit, dan konektivitas menjadi bagian besar dari trend saat ini. Konsumen saat ini memiliki kendali atas waktu, kenyamanan dan kebebasan, tak heran apabila sistem belanja on line maupun pencarian produk melalui Google menjadi pilihan yang jamak.Terlebih, hasil survei Nielsen menunjukkan 83% masyarakat Indonesia menganggap kegiatan berbelanja sebagai hiburan, "memahami teknologi akan membantu memahami kebutuhan konsumen yang berubah-ubah. Integrasi sosial dan digital strategi adalah salah satu komitmen untuk memahami konsumsi virtual."Teguh Yunanto, Retail Measurement Service Executive Director Nielsen mengatakan produsen harus tampil beda karena konsumen pun bereaksi terhadap inisiatif dari pengecer dan manufaktur sehingga berdampak pada pertumbuhan konsumen sebesar 10% dibandingkan tahun lalu.Strategi tersebut salah satunya adalah dengan menyasar pasangan muda profesional yang hidup di kota besar melalui pendekatan media yang berbeda, yaitu pemasaran dalam jaringan, atau on line marketing.Rekomendasi tersebut diperkuat oleh hasil survei Nielsen yang menunjukan adanya perubahan kebiasaan konsumsi media. Konsumsi internet meningkat dari 8% pada 2005 menjadi 20% tahun ini. Jumlah pembaca koran yang juga mencari informasi dari internet pun tumbuh hampir dua kali lipat dalam lima tahun menjadi 35% dari 19% pada 2005."Positioning menjadi penting untuk media. Pertumbuhan internet sebagai landasan dan media baru telah menjadikan positioning media dan konsistensi semakin penting dalam dunia lintas digital," tutur Irawati Pratignyo, Audience Measurment Managing Director. (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top