Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

UMKM Jadi Pahlawan Ekonomi Lewat Inisiatif Hyperlocal Tokopedia

Hari Pahlawan, Simak kisah UMKM sekaligus pahlawan ekonomi: Tea Heaven, Bakso Damas dan Madu Bantal–yang memberdayakan masyarakat sekitar melalui Tokopedia.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 11 November 2022  |  13:38 WIB
UMKM Jadi Pahlawan Ekonomi Lewat Inisiatif Hyperlocal Tokopedia
Foto: Salah satu produk UMKM, Tea Heaven
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menyambut Hari Pahlawan 10 November 2022, Tokopedia melalui inisiatif Hyperlocal berupaya membantu sekitar 12 juta pegiat usaha di Indonesia, yang hampir 100%nya UMKM lokal, menjadi pahlawan ekonomi.

Hyperlocal merupakan inisiatif Tokopedia untuk mendekatkan penjual dengan pembeli di mana pun mereka berada, agar UMKM di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh dan berkembang (tanpa harus pindah ke kota besar), dan pembeli bisa mendapatkan produk kebutuhan yang lebih beragam dengan lebih cepat dan efisien.

“Inisiatif Hyperlocal memiliki berbagai contoh manifestasi, seperti layanan pemenuhan pesanan (fulfillment) Dilayani Tokopedia, Kumpulan Toko Pilihan (KTP), kampanye PASTI (Paket Sehari Tiba) dan masih banyak lagi yang dapat dimanfaatkan oleh para pegiat lokal,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia, Rizky Juanita Azuz.

Inisiatif Hyperlocal Tokopedia Bawa Dampak Positif untuk UMKM Lokal

Inisiatif Hyperlocal Tokopedia juga telah mendukung tumbuh kembang UMKM lokal. Terbukti dari jumlah penjual yang memanfaatkan layanan Dilayani Tokopedia naik lebih dari 1,5x lipat selama kuartal III 2022 dibanding kuartal III 2021. Peningkatan ini juga mendorong jumlah pembeli yang bertransaksi dengan penjual yang menggunakan layanan Dilayani Tokopedia naik lebih dari 2x lipat.

“Selain di Dilayani Tokopedia, kami juga melihat jumlah transaksi dan penjual yang mengikuti kampanye PASTI dan KTP masing-masing melonjak lebih dari 1,5x lipat,” ungkap Head of Regional Growth Expansion (RGX) Central Tokopedia, Nafisah Wulandari.

“Di sisi lain, kecamatan dengan pertumbuhan transaksi tertinggi melalui Tokopedia selama kuartal III 2022 dibanding kuartal III 2021, antara lain Kutowinangun di Jawa Tengah, Eremerasa, Sanrobone, Arungkeke di Sulawesi Selatan dan Indrapuri di D.I Aceh,” tambah Nafisah.

Tercatat pula beberapa kategori paling laris selama kuartal III 2022 di berbagai wilayah di Indonesia:

  • Sumatra, Jawa: Rumah Tangga, Kesehatan, Makanan dan Minuman, Elektronik dan Fesyen
  • Bali, Nusa Tenggara: Rumah Tangga, Elektronik, Fesyen, Kesehatan, Makanan dan Minuman
  • Kalimantan, Sulawesi: Rumah Tangga, Elektronik, Fesyen, Kesehatan dan Otomotif
  • Kepulauan Maluku, Papua: Elektronik, Fesyen, Kesehatan, Rumah Tangga dan Otomotif 

Tea Heaven (Sukabumi), Bakso Damas (Malang) dan Madu Bantal (Banjarbaru) adalah contoh UMKM lokal di Tokopedia sekaligus pahlawan ekonomi yang memberdayakan masyarakat sekitar.


Jadi Pahlawan Ekonomi, Tiga UMKM di Tokopedia Berdayakan Masyarakat

Sejak bergabung di Tokopedia, Tea Heaven terus melakukan berbagai inovasi salah satunya dengan menambah variasi produk. Kini, Tea Heaven telah memiliki 100 varian teh di Tokopedia. Pemilik Tea Heaven, Devina Amelia mengatakan, “Kami memberdayakan ratusan petani teh di lebih dari 20 perkebunan di seluruh Indonesia, di antaranya Bantul, Garut, Ciwidey, Padang, Bali dan masih banyak lagi.”

Sementara penjualan Bakso Damas, usaha keluarga yang dilanjutkan oleh Angga Setyawan, sempat menurun hingga 60% pada awal pandemi. “Namun kondisi tersebut justru bukan penghalang. Berkat Tokopedia, omzet online kami bisa tetap naik dan berhasil mempertahankan sekitar 30 karyawan kami yang kebanyakan adalah tulang punggung keluarga,” kata Angga.

Sedangkan Pemilik Madu Bantal, Chairul Mufti, memberdayakan 5 kepala keluarga sekaligus peternak lokal madu. Ia juga berkolaborasi dengan sejumlah perajin purun khas Kalimantan Selatan untuk membuat kemasan madu. “Kini 70% omzet Madu Bantal berasal dari penjualan di Tokopedia, dengan rata-rata penjualan per bulan mencapai puluhan juta rupiah,” ujar Chairul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tokopedia umkm ekonomi
Editor : Media Digital
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top