Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Graha Laras Sentul Bangun Infrastruktur Terkoneksi Jalan Nasional

Graha Laras Sentul yang telah terkoneksi dengan Jalan Raya Bogor ini akan menjadi gimmick marketing sehingga akan meningkatkan penjualan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 30 September 2022  |  16:01 WIB
Graha Laras Sentul Bangun Infrastruktur Terkoneksi Jalan Nasional
Graha Laras Sentul. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kesuma Agung Selaras membangun akses jalan dan jembatan yang menghubungkan Graha Laras Sentul ke ruas Jalan Raya Bogor KM 51.

Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras (KAS) I Wayan Madik Kesuma mengatakan infrastruktur akses jalan dan jembatan ini sangat penting untuk aksesibilitas menuju Graha Laras Sentul.

Sebelumnya, untuk menuju ke Graha Laras Sentul dari pintu tol Sirkuit Sentul bisa mencapai 25 menit karena harus memutar. Namun dengan adanya akses jalan dan jembatan ini waktu tempuhnya hanya 10 menit.

Selain memberikan manfaat aksesbilitas yang lebih cepat, infrastruktur yang dibangun ini juga akan menarik minat konsumen membeli rumah di Graha Laras Sentul.

Graha Laras Sentul yang telah terkoneksi dengan Jalan Raya Bogor ini akan menjadi gimmick marketing sehingga akan meningkatkan penjualan.

“Tidak banyak banyak perumahan yang berada di pinggir jalan utama. infrastruktur ini adalah bukti dan janji kita pada konsumen dan untuk membangun ini kita keluarkan dana hingga Rp5 miliaran,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (30/9/2022). 

Sejak dipasarkan pada 2019 dengan luas 18 hektare, Graha Laras Sentul sudah terjual 450 unit sudah dihuni 99 persen oleh pemiliknya.

Saat ini Graha Laras Sentul fokus memasarkan produk di klaster Munich dan klaster London.

Adapun klaster Munich merupakan produk rumah 2 lantai yang berukuran luas tanah 69 meter persegi dan luas bangunan 105 meter persegi dengan harga Rp1,5 miliaran.

Untuk klater London merupakan rumah dua lantai dengan ukuran luas tanah 60 meter persegi dan luas bangunan 60 meter persegi. 

“Sementara London adalah produk terbaru kita yang dipasarkan pada akhir Maret 2022 lalu. Produk ini berbeda dari produk sebelumnya yang ada di Graha Laras Sentul. Unit rumah di klaster London dilengkapi fasilitas solar panel dan smart home,” katanya. 

Menurutnya, sentuhan teknologi di klaster London ini sejalan dengan segmen pasar yang dibidik yakni kalangan milenial. 

Kalangan milenial sangat familiar dengan penggunaan teknologi. Seperti mematikan AC dan lampu bisa menggunakan handphone. 

“Terkait solar panel, ini merupakan komitmen kita dalam memanfaatkan kekayaan alam dan juga bagian dari green development. Tentunya juga menekan cost penggunaan listrik dan segmen milenial sangat perhatian dalam urusan ini,” ucapnya. 

Harga unit rumah di klaster London dipasarkan dengan harga Rp900 jutaan. Saat ini sudah terjual 50-an unit.

Wayan mengklaim harga unit rumah di Graha Laras Sentul belum mengalami kenaikan. 

Namun, dia tak menampik dalam waktu dekat akan ada koreksi harga akibat dari naiknya harga bahan bakar minyak (BBM).

“Kita harus melakukkan penyesuaian, tapi kita akan hati-hati menaikkan harga. Namun kita tetap memberikan kemudahan dalam uang muka yang hanya Rp5 juta sudah all in, bebas semua biaya-biaya seperti biaya KPR, biaya BPHTB, biaya SHM, biaya AJB,” tutur Wayan. 

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi Kabupaten Bogor Jawa Barat Rustandi mengapresiasi pembangunan akses jalan dan jembatan yang telah selesai dilakukan KAS untuk menyambung Graha Laras Sentul dengan ruas Jalan Raya Bogor KM 51. 

Menurutnya, peran developer atau swasta dalam membangun perumahan sangat besar dimana tak hanya membangun fisik tetpi juga membangun kehidupan dan tentunya memberikan manfaat bagi sekitarnya.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan perumahan Graha Laras Sentul yang dikembangkan PT Kesuma Agung Selaras dengan membuat jembatan dan akses jalan yang menghubungkan proyeknya ke ruas Jl Raya Bogor KM 51. Jembatan ini tak hanya bermanfaat bagi warga perumahan tapi juga warga sekitar,” ucapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti
Editor : Yanita Petriella
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top