Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Joe Biden Positif Covid-19, Pertemuan dengan Presiden Argentina Ditunda

Rencana yang telah lama ditunggu-tunggu tersebut sedianya dijadwalkan pada Selasa pekan depan (26/7).
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron (kedua kiri) dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kedua kanan) disaksikan Perdana Menteri Italia Mario Draghi saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Elmau, Jerman, Senin (27/6/2022). ANTARA FOTO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev/Handout/sgd/aww.rn
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron (kedua kiri) dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kedua kanan) disaksikan Perdana Menteri Italia Mario Draghi saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Elmau, Jerman, Senin (27/6/2022). ANTARA FOTO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev/Handout/sgd/aww.rn

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Joe Biden terpaksa menunda rencana pertemuan dengan Presiden Argentina Alberto Fernandez karena dirinya dinyatakan positif Covid-19.

Dilansir Bloomberg pada Sabtu (23/7/2022), rencana yang telah lama ditunggu-tunggu tersebut sedianya dijadwalkan pada Selasa pekan depan (26/7).

Pejabat  yang mengetahui rencana ini mengatakan tanggal baru untuk pertemuan tersebut belum ditentukan yang. Penundaan itu menandai kemunduran simbolis bagi Fernandez, yang telah mengupayakan pertemuan bilateral langsung dengan Biden sejak pemimpin AS itu menjabat.

Pertemuan Gedung Putih secara luas dipandang sebagai konsesi oleh AS setelah Fernandez berpartisipasi pada pertemuan Biden's Summit of the Americas, yang diadakan di Los Angeles pada bulan Juni.

Penundaan pertemuan itu terjadi ketika Fernandez bergulat dengan krisis mata uang yang semakin dalam yang berisiko mendorong inflasi lebih tinggi dan menggagalkan kesepakatan Argentina senilai US$44 miliar dengan Dana Moneter Internasional.

AS menempati peringkat sebagai pemegang saham utama IMF dan memegang pengaruh besar dalam menyetujui program negara dengan pemberi pinjaman yang berbasis di Washington.

Biden dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis dan mengalami gejala ringan termasuk pilek, batuk kering, dan kelelahan. Presiden sedang menjalani pengobatan dengan obat dari Pfizer dan melakukan isolasi mandiri di kediaman Gedung Putih.

Dokter Gedung Putih Kevin O’Connor mengatkaan Presiden Joe Biden telah divaksinasi penuh ditambah dua klai booster, sehingga respons imun diperkirakan bekerja dengan baik seperti pasien Covid-19 lain.

Gejala yang dirasakan Biden juga mulai mereda setelah ia mengonsumsi obat Paxlovid produksi Pfizer Inc.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper