Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tumpahan Minyak di Perairan Cilacap, Ini Kata Pertamina

PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Cilacap menyatakan tumpahan minyak di perairan Cilacap sudah bisa dikendalikan.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 28 Juni 2022  |  17:32 WIB
Tumpahan Minyak di Perairan Cilacap, Ini Kata Pertamina
Kilang Cilacap. - Istimewa/Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Cilacap menyatakan saat ini sedang melakukan  pembersihan tumpahan minyak yang mengotori area perairan Cilacap.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Kilang Cilacap Cecep Supriyatna mengatakan tim internal langsung turun untuk melakukan penanggulangan kejadian di sekitar Dermaga Wijayapura dan Area 70. 

Dia juga mengatakan pasca ceceran minyak Senin sore (27/6), perseroan telah sigap melaksanakan prosedur penanggulangan melalui beberapa tahapan.

“Tim telah melakukan penanganan dan pembersihan di area tersebut,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Bisnis pada Selasa (28/6/2022)

Cecep juga mengatakan hingga saat ini ceceran minyak sudah bisa dikendalikan. Dia juga terus mengarahkan timnya untuk memastikan kondisi perairan kembali bersih. Ia juga menjelaskan bahwa penyebab terjadinya ceceran minyak sampai saat ini masih dalam penelusuran.

“Karena peristiwa itu terjadi di area operasional kami, sehingga saat ini kami fokuskan dulu untuk segera melakukan pembersihan area perairan terdampak,” jelasnya.

Cecep menambahkan saat ini terus dilakukan upaya pembersihan sisa lapisan minyak yang tipis. "Kami terus lakukan monitoring untuk memastikan perairan segera kembali bersih," tutupnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina tumpahan minyak Kilang Cilacap
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top