Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Satgas BLBI Sita Aset Tanah Milik Obligor Agus Anwar di Bogor

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban menjelaskan bahwa pada hari ini, Kamis (31/3/2022) pihaknya menyita barang jaminan berupa tanah seluas ±340 hektar di Desa Bojong Koneng, Bogor. Penyitaan itu terkait kewajiban penanggung utang atau obligor Agus Anwar.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  15:03 WIB
Satgas BLBI Sita Aset Tanah Milik Obligor Agus Anwar di Bogor
Direktur Jenderal Keuangan Negara dan Kepala Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) Rionald Silaban - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia atau BLBI menyita tanah di daerah Bogor, Jawa Barat milik obligor Agus Anwar.

Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban menjelaskan bahwa pada hari ini, Kamis (31/3/2022) pihaknya menyita barang jaminan berupa tanah seluas ±340 hektar di Desa Bojong Koneng, Bogor. Penyitaan itu terkait kewajiban penanggung utang atau obligor Agus Anwar.

Tanah tersebut terletak di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang (dahulu Citeureup), Kabupaten Bogor. Tanah itu sempat dikenal sebagai aset PT Bumisuri Adilestari.

Penyitaan aset milik Agus Anwar dilakukan berdasarkan Akta Perjanjian Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham dan Pengakuan Utang Nomor 6745/BIDKONS/1103 tanggal 21 November 2003 antara Agus Anwar dan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

"Pelaksanaan penyitaan ini dilakukan mengingat Agus Anwar selaku Penanggung Utang kepada Negara hingga saat ini belum menyelesaikan seluruh kewajibannya sebagai obligor Bank Pelita Istismarat sebesar Rp635,4 miliar," ujar Rionald pada Kamis (31/3/2022).

Dia menjelaskan bahwa proses pelaksanaan APU terhadap Agus telah berlangsung pada masa pengelolaan oleh BPPN, maupun proses oleh pemerintah dengan penerbitan Surat Paksa sesuai Surat Paksa Nomor SP-71/PUPNC.10/2009 tanggal 18 Februari 2009.

"Sehingga, pengurusan piutang ditindaklanjuti dengan pelaksanaan sita atas barang jaminan Agus Anwar sesuai APU," katanya.

Selanjutnya, Satgas BLBI secara simultan melakukan upaya pengamanan aset berupa pemasangan plang di atas tanah jaminan Agus itu.

Rionald menjelaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya berkelanjutan untuk memastikan pengembalian hak tagih negara melalui serangkaian upaya, seperti pemblokiran, penyitaan, dan penjualan aset-aset obligor/debitur yang selama ini telah mendapatkan dana BLBI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aset blbi Satgas BLBI
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top