Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investasi Kilang Balikpapan Tembus Rp58,9 Triliun, Ini Kata Pertamina

Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional menyebut investasi kilang Balikpapan tembus Rp58,9 triliun atau setara US$4,1 miliar pada tahun ini.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  10:58 WIB
Karyawan Pertamina melakukan pengawasan di fasilitas RU V Balikpapan. Istimewa - Pertamina
Karyawan Pertamina melakukan pengawasan di fasilitas RU V Balikpapan. Istimewa - Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Refinery and Petrochemical Pertamina, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), menargetkan pelaksanaan investasi pengembangan kilang Balikpapan mencapai US$4,1 miliar atau setara Rp58,9 triliun pada tahun ini.

Direktur Utama KPI Djoko Priyono menyebutkan pada akhir tahun 2021 Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan membukukan realisasi investasi sebesar US$2,045 miliar.

“Untuk penyerapan di akhir tahun ini, dengan nilai investasi US$7,2 miliar setelah melakukan optimasi, dari US$9 miliar, maka kita targetkan di 2022 penyerapan investasi proyek RDMP sebesar US$4,1 miliar atau setara Rp59 triliun atau 57 persen dari keseluruhan nilai proyek,” sebut Djoko dalam keterangan resminya, Rabu (23/02/2022).

Djoko menjelaskan untuk menjalankan RDMP Balikpapan, Pertamina melakukan kerja sama pendanaan atau project financing selain dari dana tunai atau ekuitas dari Pertamina. Saat ini juga secara intens dilakukan penjajakan kerja sama dengan calon mitra strategis untuk equity partner.

“Ini sudah kami lakukan MoU dan sekarang sedang melakukan due dilligence dengan INA dan Mubadalah ini. Juga kerjasama untuk project financing yang melibatkan Export Credit Agency, serta komersial bank serta sektor perbankan nasional [Himbara],” papar Djoko.

Proyek RDMP ini akan meningkatkan kapasitas pengelolaan produk dari 260.000 Barel Per Hari (BPD) menjadi 360.000 BPD. Proyek ini sendiri ditargetkan rampung pada 2023. Tidak berhenti sampai di situ, proyek RDMP ini juga untuk peningkatan kualitas produk menjadi standar Euro V.

Selanjutnya, Pertamina juga akan merampungkan RFCC dan Alkylation Complex pada Semester I 2024 dan unit penghasil HOMC (BBM berkadar RON tinggi) pada Semester II 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina kilang balikpapan
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top