Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Banjir Orderan iPhone, Penjualan TSMC Pecah Rekor Tahun Lalu

Pendapatan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) pada kuartal IV/2021 melonjak 21 persen menjadi 438,2 miliar new Taiwan dolar atau setara US$15,8 miliar.
Penampakan iPhone 13/ Apple.com
Penampakan iPhone 13/ Apple.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pemain semikonduktor terbesar di dunia Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) melaporkan rekor penjualan 6 bulan berturut-turut seiring dengan pembelian dari Apple Inc. dan pelanggan cip lainnya.

Pendapatan perusahaan pada kuartal IV/2021 melonjak 21 persen menjadi 438,2 miliar new Taiwan dolar atau setara US$15,8 miliar, berdasarkan rilis perusahaan pada Senin (10/1/2022). Angka ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan perusahaan senilai US$15,7 miliar.

Sebagai kunci utama dalam rantai pasokan global, TSMC memproduksi cip yang dibutuhkan oleh sejumlah pabrik besar seperti iPhone hingga otomotif kelas dunia.

Seiring dengan kelangkaan semikonduktor global yang tidak kunjung reda, perusahaan dengan valuasi terbesar di Asia ini telah bekerja dengan kecepatan tinggi selama setahun terakhir. Hal tersebut tecermin dari investasi jumbonya pada pabrik dan lini manufaktur baru untuk memenuhi permintaan pelanggan.

"Laporan TSMC pada kuartal IV/2021 mungkin di atas US$15,6 miliar, rekor baru untuk penjualan kuartalan," kata analis Bloomberg Charles Shum, dilansir Bloomberg.

Hal ini didukung oleh permintaan yang kuat untuk smartphone dan chip komputer berkinerja tinggi. Penjualan yang kuat juga menunjukkan pemanfaatan kapasitas penuh dan marjin kotor yang lebih baik sekitar 52 persen, dan dapat mendorong laba operasi kuartal IV/2021 naik sebanyak 14,6 persen menjadi 180 miliar new Taiwan dolar.

"TSMC akan tumbuh lebih cepat tahun ini didukung oleh kenaikan harga, siklus peningkatan industri yang sedang berlangsung di [high performance computing] HPC/5G, dan permintaan yang kuat untuk cryptocurrency,” ujar analis Goldman Sachs Bruce Lu dan Evelyn Yu dalam sebuah catatan awal bulan ini.

Pialang memperkirakan penjualan 2022 akan tumbuh 26 persen dari tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper