Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Utang Angkasa Pura I Rp28 Triliun Berpotensi Memburuk Kalau...

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi menjelaskan utang perseroan senilai Rp28 triliun berasal dari kreditur dan investor perusahaan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 08 Desember 2021  |  22:00 WIB
Sejumlah pekerja sedang merampungkan pengerjaan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulon Progo, DIY, Rabu (24/4/2019). - Bisnis/Sri Mas Sari
Sejumlah pekerja sedang merampungkan pengerjaan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulon Progo, DIY, Rabu (24/4/2019). - Bisnis/Sri Mas Sari

Bisnis.com, JAKARTA – Utang PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I senilai Rp28 triliun berpotensi memburuk apabila tak segera menempuh langkah restrukturisasi.

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi menjelaskan utang perseroan senilai Rp28 triliun berasal dari kreditur dan investor perusahaan. Dia pun menegaskan utang tersebut bukan disebabkan oleh masalah yang bersifat struktural tetapi karena dengan utang dan kinerja yang belum pulih akibat pandemi berpotensi menyebabkan kondisi keuangan kian memburuk.

Oleh karena itu, operator bandara pelat merah tersebut ingin mengambil langkah restrukturisasi.

“Potensi [utang] untuk meningkat lebih buruk lagi, bila tidak dilakukan upaya penyehatan dan restrukturisasi," ujar Faik dalam konferensi pers, Rabu (8/12/2021).

AP I pun tengah menyiapkan program restrukturisasi operasional dan finansial perusahaan yang diharapkan rampung pada Januari 2022 mendatang sehingga perusahaan dapat bangkit dalam beberapa waktu ke depan.

Adapun langkah pemulihan yang dilakukan adalah upaya asset recycling, intensifikasi penagihan piutang, pengajuan restitusi pajak, efisiensi operasional seperti layanan bandara berbasis trafik, simplifikasi organisasi, penundaan program investasi serta mendorong anak usaha untuk mencari sumber-sumber pendapatan baru atau transformasi bisnis.

"Memang, ada utang kepada kreditur dan investor. Sampai November 2021 itu sebesar Rp28 triliun. Jadi, bukan Rp35 triliun, tetapi Rp 28 triliun," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN utang angkasa pura i restrukturisasi utang
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top