Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dipicu Faktor Musiman, Inflasi November 2021 Diproyeksi Naik Jadi 0,36 Persen

Peningkatan terutama disebabkan oleh pola musiman akhir tahun dan pelonggaran PPKM mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 29 November 2021  |  17:54 WIB
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Tingkat inflasi pada November 2021 diperkirakan meningkat lebih tinggi yang dipengaruhi oleh faktor musiman.

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan Indeks Harga Konsumen (IHK) akan mengalami inflasi sebesar 0,36 persen secara bulanan.

“Peningkatan terutama disebabkan oleh pola musiman akhir tahun dan pelonggaran PPKM mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat,” katanya, Senin (29/11/2021).

Secara tahunan, Faisal memperkirakan inflasi akan mencapai 1,74 persen (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 1,66 persen yoy.

Sementara, inflasi sepanjang 2021 atau secara tahun berjalan (year-to-date/ytd) diperkirakan mencapai 1,23 persen pada November 2021.

Faisal mengatakan, harga makanan dan tarif transportasi diperkirakan terus meningkat pada periode tersebut.

Untuk kelompok pengeluaran makanan, kenaikan harga tertinggi diperkirakan terjadi pada minyak goreng, cabai merah, dan telur ayam.

Lebih lanjut, pelonggaran PPKM mendorong peningkatan permintaan terhadap jasa transportasi dan restoran.

Faisal pun memperkirakan, inflasi inti akan tercatat sebesar 1,43 persen yoy, meningkat dari 1,33 persen yoy pada Oktober 2021, seiring dengan pelonggaran PPKM yang meningkatkan permintaan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi indeks harga konsumen
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top