Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kredit Korporasi Tumbuh, Kadin: Akan Lanjut Sampai Tahun Depan

Wakil Ketua Umum Kadin Bobby Gafur Umar juga menggarisbawahi, penanganan Covid-19 yang membaik di Indonesia menjadi kunci aliran kredit dan investasi, khususnya dalam jangka pendek sampai tahun depan.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 23 November 2021  |  16:40 WIB
Ilustrasi - Aktivitas karyawan di salah satu pabrik di Jakarta, Jumat (20/9/2019).  - Bisnis/Arief Hermawan P
Ilustrasi - Aktivitas karyawan di salah satu pabrik di Jakarta, Jumat (20/9/2019). - Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Pertumbuhan penyaluran kredit korporasi yang tercatat tumbuh 1,1 persen pada Oktober 2021 tak lepas dari optimisme pengusaha atas prospek bisnis yang seiring dengan perbaikan indikator-indikator ekonomi.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bobby Gafur Umar memprediksi kondisi ini akan berlanjut hingga awal tahun depan, meski sejauh ini masih terbatas pada sektor-sektor seperti konstruksi dan infrastruktur.

"Ini menumbuhkan suatu optimisme, karena tumbuhnya itu dari mulai kuartal ketiga, jadi saya pikir ini akan berlanjut di awal tahun depan," kata Bobby kepada Bisnis, Selasa (23/11/2021).

Dia menjelaskan, sektor konstruksi paling besar penyerapan kreditnya karena berkaitan dengan target penyelesaian proyek-proyek infrastruktur pemerintah. Hal itu otomatis menumbuh investasi baru untuk belanja mesin dan bahan-bahan seperti besi dan baja.

Selain sektor konstruksi, industri manufaktur juga akan banyak menyerap kredit karena pertumbuhannya yang prospektif. Meski demikian, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 secara nasional bulan depan, perlu diwaspadai akan berdampak pada perlambatan roda produksi.  

Bobby juga menggarisbawahi, penanganan Covid-19 yang membaik di Indonesia menjadi kunci aliran kredit dan investasi, khususnya dalam jangka pendek sampai tahun depan.

"Tahun ini perusahaan-perusahaan membuat anggaran tahun depan. Kalau mereka optimistis, mereka akan lakukan investasi, tetapi tentunya investasi yang masih terbatas melihat situasi global, apalagi Eropa sedang naik lagi kasus Covid-nya," ujar Bobby.

Sebelumnya, Bank Indonesia mencatat penyaluran kredit korporasi berbalik ke zona hijau setelah lebih dari 12 bulan mengalami kontraksi. Penyaluran kredit korporasi sampai dengan Oktober 2021 mencapai Rp2.748,4 triliun, tumbuh 1,1 persen dibandingkan dengan posisi Oktober 2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit kadin PPKM Level 3
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top