Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Commercial Park Lot 8C Jakarta Business [email protected] Buka Peluang Investasi

Jakarta Garden City terus mengembangkan diri. Township itu juga mengembangkan kawasan komersial selain membangun residensial dengan berbagai fasilitasnya.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 15 November 2021  |  11:24 WIB
Pengembangan kawasan komersial di Jakarta Garden City di Jakarta Timur. - Istimewa
Pengembangan kawasan komersial di Jakarta Garden City di Jakarta Timur. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Modernland Realty Tbk. segera meluncurkan commercial park yang berlokasi di Lot 8CJakarta Business District,  kawasan bisnis komersial (CBD) terbaru seluas 60 hektare yang dilengkapi berbagai fasilitas kegiatan bisnis serta berada di lokasi premium di Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur.

Commercial Park Lot 8C Jakarta Business District @JGC akan diluncurkan resmi pada 20 November 2021 di New Sales Gallery Jakarta Garden City.

Produk Commercial Park Lot 8C Jakarta Business District @JGCditawarkan kepada para investor yang berminat mengambil peluang investasi dan meraih keuntungan di township Jakarta Garden City yang terus dikembangkan menjadi global city, kawasan hunian modern terbesar dan terlengkap di Jakarta Timur.

“Modernland Realty menawarkan kesempatan terbaik kepada para investor untuk ikut mengembangkan Jakarta Garden City menjadi global city dengan memiliki commercial investment di Jakarta Business District,” kata Helen Hamzah, Director Marketing Urban Development PT Modernland Realty Tbk.

Dia menuturkan ada beberapa pertimbangan mengapa pihak developer kembali memasarkan produk berupa Commercial ParkLot 8C Jakarta Business District @JGC. Hal ini antara lain karena kebutuhan akan ruang komersial di Jakarta Garden City masih sangat tinggi seiring dengan terus berkembangnya dan bertambahnya jumlah penghuni township itu ataupun kawasan sekitarnya.

Selain itu, minat menjadi entrepreneur atau pebisnis sukses juga sangat tinggi. “Pebisnis menyukai membuka bisnis di township karena dirasa lebih menguntungkan. Pasalnya, township memiliki kelengkapan seperti infrastruktur dan fasilitas lebih baik serta populasi penduduk yang lebih besar sebagai captive market dari bisnis yang akan dikembangkan,” kata Helen.

Sejak dikembangkan pertamakali pada 2007, Jakarta Garden City berkembang progresif dengan intensifikasi pembangunan masif, baik itu hunian, komersial, hingga fasilitas lainnya. Kini rumah yang telah terbangun di Jakarta Garden City mencapai 3.132 unit dan sudah dihuni 1.575 kepala keluarga (KK). Diproyeksikan kedepan Jakarta Garden City akan dihuni 50.000 KK.

Commercial Park Lot 8C Jakarta Business District @JGC akan dibangun 197 unit dengan desain minimalis kontemporer. Terdiri atas beberapa tipe, antara lain L4x12 – 2 lantai, L4,5x15 (1 muka) – 3 lantai, L4,5x15 (2 muka) – 3 lantai, L5x15 (1 muka) – 3 lantai, L5x15 (2 muka) – 3 lantai, L4,5x15 (2 muka) – 4 lantai, L4,5x15 (3 muka) – 4 lantai, L5x15 (2 muka) – 4 lantai, dan Special Hook – 4 lantai.

Commercial Park Lot 8C Jakarta Business District @JGC dipasarkan dengan harga mulai dari Rp2,9 miliar. Pembeli akan mendapatkan cash back Rp15 juta, bebas biaya pengalihan hak, dan berkesempatan memenangkan undian Wind Wheel senilai Rp5 juta.

Helen optimistis Commercial Park Lot 8C Jakarta Business District @JGC akan sukses disambut pasar karena memiliki banyak kelebihan antara lain berada di area Jakarta Business District.

Jakarta Garden City meluncurkan Jakarta Business District untuk mendukung pertumbuhan investasi serta merespons kebutuhan investor terhadap keberadaan pusat bisnis premium yang dinamis, fasilitas terbaik dan lokasi strategis bernilai investasi tinggi di koridor timur Jakarta.

Masifnya pertumbuhan iklim bisnis dalam beberapa tahun terakhir tak bisa dipungkiri membuat Jakarta sebagai ibu kota mulai memerlukan central business district (CBD) baru. Salah satu wilayah yang didapuk untuk kawasan pengembangan CBD baru tersebut adalah area koridor timur Jakarta, mengingat kawasan ini memiliki fasilitas infrastruktur yang cukup mumpuni serta cadangan lahan yang sangat memungkinkan untuk pengembangan menjadi sebuah kawasan pusat bisnis baru.

Koridor timur Jakarta yang terintegrasi mulai dari Jakarta Timur, Bekasi, Cikarang, Karawang, hingga Purwakarta menjadi primadona bagi pertumbuhan bisnis properti di greater Jakarta.

Koridor timur Jakarta memiliki potensi pasar sangat besar terutama karena memiliki keunggulan basis ekonomi industri yang kuat. Kabupaten Bekasi menempati posisi pertama dan Kabupaten Karawang menempati posisi ketiga sebagai daerah dengan skala ekonomi terbesar di Indonesia pada 2019.

Kabupaten Bekasi merupakan rumah bagi sejumlah kawasan industri besar, bahkan digadang-gadang menjadi yang terbesar di Asia Tenggara.

Potensi tenaga kerja asing di timur Jakarta menjadi pembeda dengan wilayah lainnya sebagai penggerak ekonomi. Mayoritas ekspatriat berasal dari Jepang dengan jumlah mencapai 7.442 jiwa lalu diikuti Korea Selatan dengan 3.842 jiwa, dan beberapa negara-negara lain.

Potensi koridor timur Jakarta juga bertambah dengan adanya proyek-proyek infrastruktur antara lain double-double track Manggarai–Cikarang, light rail transit (LRT), Tol Cikampek II (elevated toll), Tol Jakarta–Cikampek II Selatan, JORR II Cimanggis-Cibitung, kereta cepat, Pelabuhan Patimban, Bandara Karawang, Kawasan Ekonomi Khusus Bekasi–Karawang–Purwakarta (Bekapur), dan rencana MRT Tahap III Balaraja–Cikarang.

Pembangunan infrastruktur akan mengerek harga lahan dan properti di koridor timur Jakarta. Keberadaan infrastruktur akan mendorong terbukanya aksesibilitas dan mendorong kenaikan harga tanah dan properti di koridor timur dengan rerata 15 persen hingga 20 persen per tahun untuk jangka panjang.

Harga jual tanah matang di koridor timur saat ini relatif masih lebih rendah dibangkan koridor barat. Pertumbuhan selama 9 tahun di koridor barat sebesar 27,6 persen dibandingkan dengan koridor timur 19,7 persen. Beberapa wilayah akan menjadi lebih berkembang terkait konektivitas rencana jalan tol dan arah perkembangan wilayah seperti Cakung, Jakarta Timur, dan Bekasi ke arah utara.

Kawasan Jakarta Garden City menjadi pintu gerbang terdepan bagi kawasan koridor timur Jakarta saat ini. Selain lokasi yang strategis, Jakarta Garden City juga terintegrasi langsung dengan berbagai fasilitas infrastruktur serta berbagai objek vital di sepanjang koridor timur Jakarta hingga ujung Pulau Jawa. Tak heran, jika jumlah investor global yang memilih Jakarta Garden City sebagai lokasi investasi mereka di Indonesia terus bertumbuh dalam 5 tahun terakhir.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti modernland
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top