Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Koalisi Rakyat Pangan Dukung Pembentukan Industri Telur Olahan

Industri telur olahan dapat menyerap kelebihan pasokan atau oversupply telur dalam jangka menengah sembari memenuhi kebutuhan industri makanan dan minuman lewat penyediaan tepung telur.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 07 Oktober 2021  |  21:30 WIB
Peternak memanen telur ayam di peternakan kawasan Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/2/2020).  - Antara Foto/Yulius Satria Wijaya
Peternak memanen telur ayam di peternakan kawasan Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/2/2020). - Antara Foto/Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA — Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah menilai positif inisiatif pemerintah untuk membentuk industri telur olahan seiring anjloknya harga telur sejak triwulan pertama tahun ini.

Said mengatakan industri telur olahan itu dapat menyerap kelebihan pasokan atau oversupply telur dalam jangka menengah sembari memenuhi kebutuhan industri makan dan minum lewat penyediaan tepung telur.

Selain itu, Said berpendapat, rencana pembentukan industri telur olahan itu dapat memperbaiki mekanisme harga komoditas strategis itu yang selama ini dilepaskan pada hukum pasar tanpa intervensi pemerintah yang efektif.

“Saya pikir ini bisa untuk penataan produksi secara keseluruhan harus holistik hulu hilirnya. Selama ini telur harganya dilepas di pasar, ini bukan hal yang baru,” kata Said melalui sambungan telepon, Kamis (7/10/2021).

Dia berharap inisiatif pembentukan industri telur olahan itu dapat menunjukkan komitmen pemerintah untuk membenahi sektor pangan dari sisi hulu hingga hilir. Artinya, pemerintah dapat memastikan kebijakan pangan belakangan ini dapat menjamin kesejahteraan peternak atau petani ketika berhadapan dengan korporasi pangan yang lebih kuat.

“Komitmen politik pemerintah jadi kuat tidak hanya menyelamatkan produk komoditasnya tetapi juga peternaknya terutama yang skala kecil,” tuturnya.

Pemerintah berencana membentuk industri telur olahan untuk menstabilkan harga telur peternak yang anjlok di pasar sejak triwulan pertama tahun ini. Industri telur olahan itu rencanannya bakal dikerjakan oleh Holding BUMN Pangan bekerjasama dengan swasta.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) Nasrullah mengatakan industri telur olahan itu menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi ketidakstabilan harga telur akibat kelebihan pasokan atau oversupply belakangan ini.

“Kami mendorong swasta untuk melakukan industri dan juga BUMN Pangan,” kata Nasrullah melalui pesan tertulis kepada Bisnis, Kamis (7/10/2021).

Nasrullah berharap pembentukan industri telur olahan itu dapat membantu menyerap kelebihan pasokan telur sembari memperkuat sistem hilirisasi telur ayam di tengah masyarakat.

Kendati demikian, dia enggan memerinci lebih detil rencana kerja industri telur olahan tersebut. Alasannya, rencana itu baru dituangkan setelah adanya rapat terbatas kabinet bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara kemarin.

“Kerjasamanya itu ya pada hilirisasi [telur],” kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur peternakan holding bumn pangan
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top