Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cadangan Melimpah, PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Kedip untuk Pabrik Baterai di Karawang

PT PLN (Persero) menjamin keandalan pasokan daya listrik yang akan disalurkan kepada PT HKML Battery Indonesia sebagai pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pertama di Asia Tenggara.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 19 September 2021  |  12:42 WIB
Presiden Joko Widodo saat grounbreaking pabrik baterai PT HKML Battery Indonesia. - Istimewa
Presiden Joko Widodo saat grounbreaking pabrik baterai PT HKML Battery Indonesia. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT PLN (Persero) menjamin keandalan pasokan daya listrik yang akan disalurkan kepada PT HKML Battery Indonesia sebagai pabrik baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pertama di Asia Tenggara.

Melimpahnya pasokan listrik di sistem Jawa-Bali membuat PLN percaya diri dapat mengalirkan listrik tanpa kedip atau hambatan di pabrik yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat itu.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi mengatakan bahwa cadangan kapasitas listrik di Jawa dan Bali saat ini sebesar 12 gigawatt (GW).

Cadangan daya tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis dan industri, salah satunya industri baterai.

“PLN optimistis dapat memenuhi kebutuhan listrik untuk industri, khususnya industri baterai. Saat ini PLN memiliki cadangan daya cukup besar, khususnya pada sistem kelistrikan Jawa-Bali,” katanya melalui keterangan resmi, Minggu (19/9/2021).

Agung menjelaskan, saat ini PLN aktif melakukan komunikasi dengan calon pelanggan terkait pasokan listrik yang dibutuhkan.

“PLN siap menyediakan pasokan daya listrik yang berkelanjutan, aman, dan andal sesuai dengan timeline dan kebutuhan investasi bagi Kawasan Industri Karawang New Industry City pada umumnya, dan HKML Battery Indonesia pada khususnya,” ujar Agung.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan listrik di KNIC dan HKML Baterai Indonesia akan dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama akan disalurkan sebesar 20,7 MegaVolt Ampere (MVA) dan 27,7 MVA, serta dilanjutkan dengan tahap kedua sebesar 110 MVA.

Untuk bisa memastikan pasokan listrik aman, kata Agung, PLN sedang mempersiapkan Gardu Induk Mekarsari berkapasitas 4×60 MVA, Gardu Induk Transheksa 2×60 MVA, dan Gardu Induk di dalam Kawasan Industri KNIC.

PLN juga memiliki berbagai jenis layanan yang memiliki tingkat keandalan sesuai kebutuhan pelanggan dengan harga bersaing, termasuk listrik premium dengan layanan listrik tanpa kedip.

Sampai dengan saat ini, PLN masih terus melakukan pembahasan terkait rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan KNIC.

“Intinya kami pastikan PLN siap. Bagi industri yang ingin lebih efisien, pakai saja listrik PLN. Anda fokus bisnisnya, biar kami urus listriknya. Sudah banyak bukti industri yang tadinya mengoperasikan sumber listrik sendiri sekarang beralih ke PLN karena lebih andal dan efisien,” jelasnya.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN Kendaraan Listrik Pabrik Baterai
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top