Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wamenkeu Sebut UMKM Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam penandatanganan Holding Ultra Mikro pada Senin (13/9/2021).
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 14 September 2021  |  10:35 WIB
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam media briefing, Senin (12/10/2020) - Jaffry Prabu Prakoso/Bisnis.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam media briefing, Senin (12/10/2020) - Jaffry Prabu Prakoso/Bisnis.

Bisnis.com, JAKARTA - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam penandatanganan Holding Ultra Mikro pada Senin (13/9/2021).

"Pada masa yang akan datang UMKM kita ini akan menjadi satu sektor dunia usaha yang memegang peranan luar biasa penting di dalam pemulihan ekonomi kita," katanya.

Suahasil menilai pemulihan ekonomi akan jauh lebih cepat jika didorong oleh pelaku usaha mikro, dengan membuat usaha mikro menjadi sektor formal dan menaruh mereka di dalam konteks perbankan dengan memberikan pembiayaan agar bisa naik kelas.

"Dan tentu ini menjadi bagian dari yang telah disampaikan ketika rencana pembentukan Holding Ultra Mikro ini," jelasnya.

Suahasil pun mengatakan holding sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait porsi pendanaan untuk kredit UMKM pada 2024 akan ditingkatkan, menjadi sedikitnya 30 persen. Hal itu pun didasari oleh visi bahwa usaha mikro, usaha kecil menjadi tonggak dari dunia usaha di Tanah Air.

"Jadi, bukan cuma sekedar porsi-porsi kredit tapi dunia usaha sektor riilnya ya memang besar, dunia usaha sektor riil kecil dan mikronya yang memang menjamur di mana-mana," ungkapnya.

Suahasil pun mengatakan dari sisi financing dengan adanya kebijakan RPIM yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia menjadi salah satu alat pembiayaan untuk usaha mikro mendapatkan akses pembiayaan dari perbankan.

Suahasil menambahkan pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) diharapkan dapat memperluas pembiayaan kepada usaha mikro kecil dan UMKM.

"Terlebih sektor tersebut membutuhkan pemberdayaan di titik yang tertentu," tutup Suahasil

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm wamenkeu kredit umkm Holding Ultra Mikro
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top