Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Alibaba Sumbang Rp217 Triliun Dukung Misi Kemakmuran Xi Jinping

Alibaba mengikuti sejumlah korporasi teknologi untuk mendukung program pemerintah China dengan mendonasikan dana jumbo
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 05 September 2021  |  13:15 WIB
Seorang pejalan kaki melewati logo Alibaba di China.  -  Bloomberg
Seorang pejalan kaki melewati logo Alibaba di China. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Alibaba Group Holding Ltd. bakal menggelontorkan donasi senilai 100 miliar yuan (US$15,5 miliar atau Rp217 triliun) dalam 5 tahun ke depan untuk mendukung program kemakmuran bersama Presiden China Xi Jinping. Aksi tersebut menambah deretan perusahaan teknologi raksasa yang juga melakukan hal serupa.

Dilansir Bloomberg pada Jumat (3/9/2021), harian Zhejiang melaporkan bahwa perusahaan terbesar kedua di China tersebut telah berkomitmen untuk melakukan 10 inisiatif termasuk investasi teknologi dan mendukung perusahaan kecil. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh juru bicara Alibaba, tetapi tidak ada penjelasan lebih detail.

Alibaba mengikuti sejumlah korporasi teknologi untuk mendukung program pemerintah China dengan mendonasikan dana jumbo. E-commerce yang tengah meroket, Pinduoduo Inc., telah menjanjikan US$1,5 miliar profitnya untuk kesejahteraan petani.

Sementara itu, perusaahaan dengan nilai valuasi tertinggi di China, Tencent Holdings Ltd., menyatakan akan meningkatkan alokasi untuk program tanggung jawab sosialnya hingga dua kali lipat senilai US$15 miliar.

Adapun pendiri perusahaan teknologi yang sekarang menjadi miliader seperti pendiri Pinduoduo (PDD) Colin Huang, pendiri ByteDance Ltd. Zhang Yiming, dan perndiri Xiaomi Corp.Lei Jun menyumbangkan sejumlah besar uang untuk berbagai tujuan.

Dana filantropi tersebut dikeluarkan bersamaan dengan periode pengawasan intensif atas kekuatan dan pengaruh yang tumbuh dari perusahaan-perusahaan terbesar China dari Tencent hingga Alibaba, yang dikenai denda US$2,8 miliar karena diduga menyalahgunakan dominasi pasarnya.

Seperti diketahui, Presiden Xi telah menekan jajaran kabinet agar mendorong pelaku usaha ikut berperan untuk mempersempit kesenjangan antara orang kaya dan miskin di perkortaan dan pedesaan, tujuan dari slogan kesejahteraan bersama.

Tekanan tersebut juga telah membuat konglomerat seperti Ping An Insurance (Group) Co., penyedia belanja online Meituan, dan perusahaan plat merah Bank of China Ltd., menggunakan slogan tersebut dalam pernyataan kepada pemegang saham yang diajukan ke bursa saham Hong Kong, Shanghai dan Shenzhen dalam dua pekan hingga 31 Agustus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi china alibaba
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top