Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos PO Sumber Alam Ingin PPKM Disetop, Ini Alasannya

Bos PO Sumber Alam ingin PPKM segera diakhiri karena jumlah penumpang turun signifikan.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 16 Agustus 2021  |  13:37 WIB
Bos PO Sumber Alam Ingin PPKM Disetop, Ini Alasannya
Calon penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) berada di dekat loket pembelian tiket di Terminal Pulo Gebang di Jakarta, Kamis (23/4/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 akan berakhir hari ini, 16 Agustus 2021. Berkaitan dengan hal itu, pengusaha angkutan penumpang atau bus meminta pemerintah tidak lagi memperpanjang PPKM dan kembali menerapkan kebijakan new normal.

"Kami berharap selesai disini PPKM-nya dan dilanjut dengan kehidupan new normal. Apalagi angka [kasus harian Covid-19] sudah menurun," kata pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali kepada Bisnis.com, Senin (16/8/2021).

Dia menjelaskan sejak diterapkannya PPKM pada 3 Juli 2021, jumlah penumpang menurun signifikan. Saat ini, jumlah penumpang tersebut hanya berkisar 30 persen dari sebelumnya.

"Untuk perkembangan bisnis, bulan Juli di angka 25 persen, Agustus hingga sekarang di angka 30 persen. Harapannya setelah PPKM selesai, kita bisa terus meningkat okupansinya," ujar Anthony.

Sebagaimana diketahui, pekan lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperpanjang PPKM level 2-4 Jawa-Bali mulai 9 Agustus 2021 sampai dengan 16 Agustus 2021 atau hari ini.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa dalam waktu satu bulan terakhir, DKI Jakarta mencatat penurunan jumlah kasus aktif hingga kematian akibat Covid-19.

Anie menyebut kasus aktif per 13 Agustus 2021 tercatat 9.453 kasus. Jumlah tersebut turun dari puncak gelombang kedua pada Juli lalu yang mencapai lebih dari 100.000 kasus. Kasus aktif di bawah 10.000 kasus terjadi pada 22 Mei 2021 atau sekitar 2,5 bulan lalu.

"Selama hampir dua bulan sejak itu kasus aktif kita naik secara eksponensial, sehingga mencapai puncaknya pada tanggal 16 Juli 113.137 kasus aktif," kata Anies melalui siaran YouTube, Sabtu (14/8/2021).

Hal senada juga disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Menurutnya, saat ini kasus Covid-19 secara nasional terus melandai. Beberapa daerah tidak lagi menjadi zona merah, salah satunya DKI Jakarta.

"Alhamdulillah kita sudah keluar dari zona merah ya, bahkan RT yang merah hanya ada tujuh," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bus PPKM Darurat
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top