Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Bandara Hang Nadim, Batam.  - batam/airport.com
Premium

Geliat Bisnis Maskapai, Sewakan Pesawat saat Larangan Mudik

07 Mei 2021 | 21:40 WIB
Maskapai nasional berupaya mencari pendapatan melalui bisnis sewa pesawat usai dihantam dampak pandemi Covid-19 dan larangan mudik.

Bisnis.com, JAKARTA - Upaya pemerintah untuk membatasi pergerakan transportasi umum dalam wujud peniadaan atau larangan mudik ternyata tak membuat industri maskapai patah arang untuk tetap mencari pundi-pundi pendapatan baru.

Larangan mudik tersebut berlaku pada periode 6-17 Mei 2021. Belum lama ini, pemerintah juga makin mempersempit ruang gerak masyarakat dengan membuat larangan serupa di wilayah aglomerasi, seperti Jabodetabek, Solo Raya, dan Bandung Raya.

Bagi maskapai, larangan mudik tentu bakal membuat pendapatan dari pos angkutan penumpang mereka anjlok. Padahal, selama ini mudik lebaran merupakan salah satu dari peak season di industri penerbangan.

Salah satu dampaknya adalah menurunnya utilitas pesawat yang dimiliki. Padahal, sebagian besar pesawat yang dimiliki maskapai adalah hasil sewa dari lessor, yang setiap bulan ada biaya yang harus dibayar. Belum lagi urusan perawatannya.

Memang, selama ini maskapai nasional mulai menggenjot kinerja kargo udara dan mempertahankan rute-rute penerbangan tertentu untuk mengakomodir layanan tersebut. Namun, pendapatan yang diperoleh tentu saja belum bisa mengkompensasi cuan dari angkutan penumpang.

Maskapai dituntut kreatif dalam memanfaatkan peluang sekecil apapun untuk bisa bertahan di masa pandemi ini. Salah satunya dengan mengoptimalkan layanan sewa pesawat.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top