Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vasanta Memulai Pembangunan Proyek Terpadu Mawatu di Labuan Bajo

vasanta Group memulai pembangunan proyek wisata terpadu di Labuan Bajo, NTT. Mawatu merupakan proyek mix-use tourism development seluas kurang lebih 12 hektare dengan konsep kawasan wisata terpadu di pinggir pantai yang pertama di Labuan Bajo.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Mei 2021  |  13:17 WIB
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur../Antara - Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur../Antara - Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA – PT Graha Properti Sentosa (Vasanta Group) memulai pembangunan kawasan wisata terpadu Mawatu di Pantai Batu Cermin, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarat Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

CEO Vasanta Erick Wihardja mengemukakan Labuan Bajo merupakan salah satu dari lima destinasi wisata prioritas utama pemerintah.

“Proyek ini akan menjadi kebanggaan dari masyarakat Labuan Bajo serta menjadi tujuan utama bagi turis lokal dan mancanegara," ungkapnya melalui keterangan tertulis.

Mawatu merupakan proyek mix-use tourism development seluas kurang lebih 12 hektare dengan konsep kawasan wisata terpadu di pinggir pantai yang pertama di Labuan Bajo.

"Kami yakin Mawatu akan semakin melengkapi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata favorit selain keindahan Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Komodo, Wae Rebo, Sawah Lingko dan masih banyak destinasi lainnya," kata Erick.

Mawatu memperkenalkan kawasan wisata yang lengkap dan terintegrasi, terdiri dari hotel bintang lima, lifestyle hotel, restoran apung, villa, beach club, alun-alun, serta pusat belanja, kuliner dan hiburan di dalam satu kawasan (one stop holiday destination). Kawasan wisata terpadu ini juga dilengkapi dermaga untuk kapal singgah para pengunjung.

Mengusung tema "The New Seafront Town Center & Leisure Park of Labuan Bajo", konsep ini merupakan yang pertama dan terbesar di Labuan Bajo.

Desain arsitektur yang menerapkan konsep modern tradisional dan menyatu dengan alam dan kontur tanah asli, akan menjadi daya tarik tersendiri saat berjalan kaki mengitari seluruh kawasan. Konsep tanpa kendaraan bermotor di dalam area Mawatu juga akan menambah kenyamanan bagi seluruh pengunjung.

Untuk tahap pertama Mawatu akan menyelesaikan pembangunan village market (pusat outlet/perbelanjaan), hotel bintang empat, alun-alun kota untuk kegiatan seni, musik dan tempat berkumpul, hotel/vila terapung, serta pusat UMKM yang merupakan dukungan Mawatu untuk para pedagang kecil di sekitar kawasan.

Sementara itu, tahap kedua rencananya akan menyelesaikan pembangunan hotel berbintang lima dan residential villa.

Dia mengemukakan Rumah Panjang atau Tribal House merupakan hotel berkonsep rumah panggung di atas air yang akan menjadi salah satu kebanggaan Mawatu, karena mengambil inspirasi desain dari rumah tradisional yang digabungkan dengan kenyamanan hotel berbintang di atas air.

“Kami sangat yakin pengunjung Tribal House akan merasakan pengalaman berlibur yang berbeda dibandingkan dengan tinggal di hotel biasa," ujar Erick.

Kawasan restoran dan pertokoan di Mawatu nantinya mengusung ide atap terbuka (rooftop) yang bisa dijadikan area kafe untuk menambah nilai tambah bagi pemilik ruko maupun penyewa.

"Dengan konsep yang inovatif ini, kami berharap para pemilik dan penyewa akan mendapatkan manfaat dan nilai tambah yang maksimal," kata Erick.

Dia percaya bahwa proyek ini membuka lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak pemangku kepentingan, termasuk konsumen dan para investor.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata bisnis properti labuan bajo

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top