Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pandemi Covid-19, Emiten Kosmetik TCID Incar Pasar Skincare

Salah satu segmen produk yang cukup diminati kala pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini adalah skin care atau perawatan kulit.
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 12 April 2021  |  16:10 WIB
Gedung Mandom Indonesia.  - mandom
Gedung Mandom Indonesia. - mandom

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen kosmetik, PT Mandom Indonesia Tbk. (TCID) menyebut berfokus pada salah satu segmen produk yang cukup diminati kala pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini yaitu skin care atau perawatan kulit.

Hal itu lantaran produsen kosmetik dengan sejumlah merek di antaranya Gatsby dan Pixy ini tidak memiliki rangkaian perawatan home care yang belakangan cukup melejit permintaanya.

Sekretaris Perusahaan Mandom, Alia Risyamaya Dewi mengatakan industri kosmetik kemungkinan akan membaik seiring aktivitas masyarakat yang mulai pulih. Namun, tidak bisa dibilang cepat karena pemakaian masker tentu mengurangi kebutuhan makeup.

"Saat ini  kami tidak ada kategori home care tetapi kami melihat permintaan konsumen juga cukup baik untuk skincare sehingga ini akan jadi salah satu kategori yang kami fokuskan tahun ini," katanya kepada Bisnis, Senin (12/4/2021).

Alia mengemukakan tahun ini perseroan pun merencanakan akan merilis produk skincare yang baru. Meski enggan merinci lebih jauh, Alia hanya berharap tahun ini penjualan akan lebih baik dari tahun lalu.

Sementara dari kinerja ekspor, perseroan juga belum memiliki rencana akan meningkatkan porsi. Saat ini rasio ekspor dari total produksi perusahaan sebesar 25-30 persen.

Sisi lain, peningkatan efisiensi dari kegiatan produksi pabrikan masih akan menjadi strategi perseroan tahun ini. Pasalnya, kenaikan harga bahan baku yang terjadi sejak tahun lalu masih membayangi kinerja industri kosmetik tahun ini.

"Kalau target penjualan saya belum bisa info, yang pasti harus better than 2020. Selain tentu harapannya permintaan meningkat sehingga volume produksi juga bisa naik. Kami juga akan lakukan pengembangan produk yang mempertimbangkan efisiensi cost tanpa mengorbankan kualitas," ujarnya.

Presiden Direktur Mandom Indonesia Masahiro Ueda sebelumnya mengatakan kondisi pandemi membuat perseroan tidak bisa leluasa dalam mengembangkan usaha. Oleh karena itu, dia berharap kondisi pandemi bisa berangsur pulih pada tahun ini.

“Kami berharap pada 2021, kondisi pandemi akan membaik secara perlahan dan terkontrol. Jadi, kita bisa bergerak ke era setelah pandemi, saat kondisi pasarnya sendiri pulih,” ungkap Masahiro dalam paparan publik perseroan secara virtual akhir tahun lalu.

Masahiro mengakui telah menunda proyek investasi pada tahun lalu. Manajemen pun menilai bahwa pada tahun ini perseroan tidak membutuhkan banyak biaya investasi karena produksi dan penjualan masih terbata

Adapun mengutip dari laporan keuangan perseroan per September 2020, emiten dengan sandi saham TCID mencatatkan rugi bersih sebesar Rp75,39 miliar.

Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp134,34 miliar. Kerugian yang ditanggung perseroan sebenarnya disebabkan oleh penurunan penjualan bersih sebesar 32,14 persen secara tahunan menjadi Rp1,47 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur mandom indonesia industri kosmetik
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top