Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Harapan Pengembang Terkait dengan Sosok Calon Dirut Bank BTN

Pemerintah diminta bijaksana dalam memilih dan menentukan sosok Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. karena sangat terkait erat dengan industri perumahan Nasional.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 09 Maret 2021  |  14:49 WIB
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang properti menilai dalam masa pemulihan ekonomi nasional pascapandemi seperti saat ini sektor properti membutuhkan sosok berpengalaman khususnya dalam bidang pembiayaan perumahan.

Oleh karena itu, pemerintah diminta bijaksana dalam memilih dan menentukan sosok Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. karena sangat terkait erat dengan industri perumahan Nasional.

“Dibutuhkan seseorang pemimpin yang berpengalaman dan tahu seluk-beluk permasalahan rumah subsidi ini atau yang biasa disebut FLPP [fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan],” ujar Direktur Utama Citra Swarna Group Victor melalui siaran pers, Selasa (9/3/2021).

Menurut Victor, Bank BTN sangat membutuhkan sosok berpengalaman selain karena kebutuhan pembiayaan yang besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), proses menjalan implementasi dengan segala aturan yang sudah ada tidaklah mudah. “Baik pelaku bisnisnya maupun dari sisi perbankan sama-sama membutuhkan [sosok] yang berpengalaman.”

Oleh karena itu, dia berharap supaya pemerintah memilih pemimpin BTN yang mengerti dan berpengalaman mengenai pembiayaan rumah subsidi atau FLPP dan seluk-beluk bisnis BTN.

“Kalau tidak berpengalaman yang repot nanti masyarakat berpenghasilan rendahnya sendiri yang jadi terbengkalai sebagaimana dimaksud dari tujuan program sejuta rumah,” jelasnya.

Sebaiknya, kata Victor, pemimpin BTN yang baru nanti sudah berpengalaman terutama di bisnis inti perseroan. Pasalnya, saat ini sektor properti yang merupakan fokus utama bisnis Bank BTN menjadi salah satu tumpuan pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional. “Sektor properti itu selain dari pada kebutuhan pokok dengan berjalannya sektor properti, maka 170-an usaha turunan lainnya ikut berjalan.”

Senada dengan Victor, Wakil Ketua Umum Himpunan Pengembang Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Irwan menilai karena pentingnya sektor properti terhadap sektor lainnya seperti industri semen, genteng, dan cat sehingga sektor ini membutuhkan sosok yang berpengalaman.

Menurut dia, untuk menyukseskan Program Sejuta Rumah dari pemerintah, sangat dibutuhkan orang yang sudah sangat berpengalaman sehingga program pemerintah lebih cepat terwujud dengan baik dan cepat untuk efek berganda ekonomi pada masa-masa sekarang ini. "Pada akhirnya] kontribusi kebangkitan ekonomi lebih cepat. Dibanding dengan orang baru yang belum pengalaman, maka akan terjadi sebaliknya, yaitu perlambatan, karena orang baru perlu belajar lagi.”

Pada Rabu 10 Maret 2021, Bank BTN bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang salah satu agendanya adalah pemilihan pengurus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank btn rumah subsidi
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top