Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Volume Penjualan Residensial Kuartal IV Tahun Lalu Membaik

Volume penjualan properti residensial pada kuartal IV/2020 tercatat membaik, meskipun masih terkontraksi, demikian hasil survei Bank Indonesia.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  20:04 WIB
Foto udara perumahan di Ciwastra, Bandung, Jawa Barat.Bisnis.com/Bisnis - Rachman
Foto udara perumahan di Ciwastra, Bandung, Jawa Barat.Bisnis.com/Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Harga properti residensial tumbuh terbatas pada kuartal IV/2020, ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono.

Dia mengatakan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia menunjukkan terjadi kenaikan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal IV/2020 sebesar 1,43 persen yoy, sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,51 persen yoy.

"IHPR diperkirakan masih tumbuh terbatas pada kuartal I-2021 sebesar 1,17 persen yoy," ujarnya pada Selasa (16/2/2021).

Pertumbuhan volume penjualan properti residensial pada kuartal IV/2020 tercatat membaik, meskipun masih terkontraksi.

Hal ini tercermin pada kontraksi penjualan properti residensial 20,59 persen (yoy) pada kuartal IV/2020, lebih baik dari kontraksi 30,93 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya. "Penurunan penjualan properti residensial terjadi pada seluruh tipe rumah," ujarnya.

Berasarkan sumber pembiayaan, lanjutnya, hasil survei menunjukkan pengembang masih mengandalkan pembiayaan dari nonperbankan untuk pembangunan properti residensial.

Hal tersebut tercermin pada porsi dana internal pengembang untuk pembiayaan pembangunan properti yang mencapai 65,46 persen dari total kebutuhan modal pada kuartal IV tahun 2020.

"Dari sisi konsumen, pembiayaan kredit masih mengandalkan sumber dari perbankan," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top