Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Unsur Profesional di Dewan Pengawas Perlu Untuk SWF yang Solid dan Kredibel

Dewan Pengawas (Dewas) yang terpilih juga diyakini memiliki perspektif global dan berpengalaman dalam menangani transaksi internasional yang sangat diperlukan. Ini mengingat lingkup bisnis LPI yang berskala global.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  11:14 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri acara Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 secara virtual pada Kamis, 21 Januari 2021 dari Istana Negara, Jakarta / Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo menghadiri acara Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 secara virtual pada Kamis, 21 Januari 2021 dari Istana Negara, Jakarta / Biro Pers Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) telah dilantik Presiden Joko Widodo hari ini, Rabu (27/1/2021). Dari lima anggota, tiga di antaranya adalah unsur profesional.

Ketiganya adalah Haryanto Sahari, Darwin Cyril Noerhadi, dan Yozua Makes. Staf Khusus Menteri Keuangan yang juga Tim Operasionalisasi INA Masyita Crystallin mengatakan bahwa mereka adalah orang yang ahli dan pengalaman di bidangnya.

“Dewas dari unsur profesional di bidang investasi, pasar modal, hukum dan tata kelola sangat diperlukan untuk mendukung fungsi pengawasan LPI sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) 11/2020 Tentang Cipta Kerja demi mendorong LPI yang solid, kredibel, dan efektif,” katanya melalui keterangan pers, Rabu (27/1/2021).

Masyita menjelaskan bahwa dewas yang terpilih juga diyakini memiliki perspektif global dan berpengalaman dalam menangani transaksi internasional yang sangat diperlukan. Ini mengingat lingkup bisnis LPI yang berskala global.

“Sesuai UU Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah 74/2020 Tentang Lembaga Pengelola Investasi, Dewas bertugas untuk melaksanakan pengawasan atas pengelolaan LPI oleh yang diselenggarakan oleh Dewan Direktur,” jelasnya.

Setelah ini, tambah Masyita, Dewas LPI akan segera melakukan seleksi dan pengangkatan Dewan Direktur yang bertanggungjawab dalam melaksanakan operasionalisasi LPI. Dewas juga bertugas untuk menyusun pengaturan dasar-dasar pengelolaan LPI, sebagai landasan bagi kegiatan operasional LPI nantinya.

“Diharapkan seluruh organ kelengkapan LPI dapat segera terbentuk dan dapat mulai beroperasi pada Triwulan I Tahun 2021,” ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lpi SWF Indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top