Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penumpang Kereta Api Dapat Gunakan GeNose C19 untuk Tes Covid-19

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus Corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 24 Januari 2021  |  07:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kanan) bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan), Kepala Produksi Konsorsium GeNose C19 Eko Fajar Prasetyo (kanan) dan Dirut PT KAI Didiek Hartantyo (kedua kiri) usai mencoba GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). - Antara
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kanan) bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan), Kepala Produksi Konsorsium GeNose C19 Eko Fajar Prasetyo (kanan) dan Dirut PT KAI Didiek Hartantyo (kedua kiri) usai mencoba GeNose C19 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (23/1/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Para pelancong yang akan menggunakan kereta api dapat memanfaatkan tes Covid-19 dengan alat GeNose C19 seiring langkah PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang akan menggunakan alat tersebut untuk melakukan screening Covid-19 terhadap penumpang kereta api.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengungkapkan pihaknya menyambut baik inovasi yang dihadirkan oleh anak bangsa dalam rangka menghadirkan layanan deteksi Covid-19 yang cepat, murah, dan akurat. Perusahaan akan membeli alat tersebut, dan menggunakannya di berbagai stasiun yang ada.

GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus Corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.

Adapun, pengambilan sampel dari GeNose C19 berupa embusan napas dan hasil tes dapat langsung diketahui hanya dalam waktu 3 menit. Tarifnya pun diperkirakan berkisar di Rp20.000 untuk satu kali tes dengan akurasi di atas 90 persen.

"Saat ini KAI masih menunggu regulasi lebih lanjut dari pemerintah terkait penggunaan GeNose C19 tersebut pada moda transportasi umum," ujarnya dalam siaran pers pada Minggu (24/1/2021).

Dia menambahkan penggunaan produk dalam negeri ini juga merupakan dukungan KAI pada kampanye Bangga Buatan Indonesia yang sedang digalakan pemerintah pada masa Pandemi Covid-19.

Menurutnya, KAI mendukung penuh semua langkah dan kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masyarakat.
"Penggunaan GeNose C19 pada transportasi kereta api merupakan kebanggaan tersendiri bagi KAI, karena dapat menjadi salah satu yang pertama menerapkan inovasi tersebut," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top