Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow! Tahun Ini Proyeksi Sepeda Motor Listrik Mencapai 1,34 Juta Unit

Pada 2025 potensi sepeda motor listrik diproyeksikan mencapai 11,79 juta unit, sedangkan potensi mobil listrik mencapai 374.000 unit.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  16:42 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) bersiap mengendarai motor listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020).  - ANTARA FOTO
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) bersiap mengendarai motor listrik saat diluncurkan sebagai kendaraan dinas Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12/2020). - ANTARA FOTO

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral teleh menetapkan peta jalan pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai higgga 2030 dengan proyeksi potensi yang besar dari dalam negeri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan bahwa pada tahun ini potensi sepeda motor listrik diproyeksikan mencapai 1,34 juta unit, sedangkan potensi mobil listrik di Indonesia diproyeksikan mencapai 125.000 unit.

Sementara itu, pada 2021 ditargetkan akan ada 572 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan 3.000 unit stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU). Dari situ, potensi penghematan konsumsi BBM sebesar 440.000 kiloliter.

"Roadmap dalam rangka mendukung percepatan program kendaraan listrik yang berpotensi hingga 2030," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa (19/1/2021).

Dalam peta jalan yang ditetapkan Kementerian ESDM, kata Arifin, jumlah potensi kendaraan listrik terus meningkat. Pada 2025 potensi sepeda motor listrik diproyeksikan mencapai 11,79 juta unit, sedangkan potensi mobil listrik mencapai 374.000 unit.

Seiring dengan pertumbuhan kendaraan listrik, target pembangunan SPKLU meningkat menjadi 6.318 unit pada 2025 dan 17.000 unit SPBKLU. Adapun, potensi pengurangan konsumsi BBM mencapai 2,56 juta kl.

Arifin memaparkan bahwa potensi itu makin meningkat hingga 2030 dengan potensi sepeda motor listrik yang diproyeksikan meningkat hingga 13 juta ini dan potensi mobil listrik 2,19 juta unit.

Jumlah SPKLU ditargetkan tumbuh menjadi 31.859 unit dan SPBKLU meningkat menjadi 67.000 unit pada 2030. Pada 10 tahun mendatang potensi penghematan konsumsi BBM dari penggunaan mobil listrik diproyeksikan mencapai 6,03 juta kl.

"SPKLU ini akan berlokasi di pusat pemberlanjaan, mal, area perkantoran, SPBU, apartemen, dan pool taksi," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik Sepeda Motor Listrik
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top