Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN Pulihkan 1.036 Gardu Terdampak Banjir di Kalimantan

PLN akan terus melakukan pemantauan debit air pada wilayah terdampak banjir di Kalsel dan Kalbar secara berkala guna memastikan kondisi kelistrikan aman bagi masyarakat.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 18 Januari 2021  |  11:16 WIB
Sejumlah Prajurit Korps Marinir TNI AL Pasmar 1 Jakarta membawa perahu karet di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (16/1/2021).  - ANTARA
Sejumlah Prajurit Korps Marinir TNI AL Pasmar 1 Jakarta membawa perahu karet di Desa Pekauman Ulu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (16/1/2021). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – PT PLN (persero) terus berupaya memulihkan kondisi kelistrikan pada beberapa lokasi di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat yang terdampak banjir pada beberapa hari terakhir.

Penormalan suplai listrik dilakukan secara bertahap oleh PLN dengan terlebih dahulu memastikan aspek keamanan bagi masyarakat, seperti memastikan kondisi debit air pada lokasi telah surut, pengecekan serta menyiapkan seluruh material perbaikan telah lengkap dan layak untuk dioperasikan.

“Alhamdulillah saat ini debit air di berbagai wilayah Kalsel terdampak sudah mulai turun, maka untuk mempercepat penyaluran listrik ke pelanggan kami sudah kerahkan sebanyak 245 petugas dan 146 unit armada dengan sebelumnya memastikan keamanan dan keselamatan terlebih dahulu,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng) Sudirman melalui siaran pers, Senin (18/1/2021).

Sampai dengan Senin (18/1) pukul 08.00 WITA, tercatat sebanyak 1.567 gardu distribusi dengan 110.161 pelanggan yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Sudirman mengatakan dengan kerja keras PLN di lapangan, sudah sebanyak 1.008 gardu distribusi dengan 48.447 pelanggan yang telah berhasil dilakukan penormalan kembali.

Perseroan akan terus melakukan pemantauan debit air pada wilayah terdampak banjir di Kalsel secara berkala guna memastikan kondisi kelistrikan aman bagi masyarakat.

Wilayah di Kalsel yang masih mengalami pemadaman karena terdampak banjir antara lain, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Kabupaten Barito Kuala.

Di Kalimantan Barat, upaya pemulihan kelistrikan pascabanjir pada beberapa wilayah juga terus PLN lakukan, yakni di Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Sanggau.

“Hingga Senin [18/1/2021] pukul 08.00 WIB, sebanyak 30 dari 52 Gardu terdampak banjir sudah Kembali beroperasi. Sedangkan 3.632 dari 7.461 pelanggan terdampak sudah kembali menikmati listrik,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Barat (UIW Kalbar) Ari Dartomo.

PLN berharap jumlah pemulihan dapat terus meningkat seiring surutnya banjir di Kalsel dan Kalbar sehingga pelanggan dapat segera menikmati listrik kembali.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN banjir kalimantan
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top