Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ekspor Benur, Megawati : Saya Sedih

Megawati berpendapat bahwa sebaiknya memang benur ini dibiarkan hidup di laut dengan tenang sampai tumbuh menjadi lobster.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi kepada para calon kepala daerah yang diusung oleh partainya, termasuk yang bukan kader partai, untuk melaksanakan sejumlah kebijakan khusus dalam menghadapi pandemi covid-19. /semartara.news-pdiperjuangan.id
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi kepada para calon kepala daerah yang diusung oleh partainya, termasuk yang bukan kader partai, untuk melaksanakan sejumlah kebijakan khusus dalam menghadapi pandemi covid-19. /semartara.news-pdiperjuangan.id

Bisnis.com, JAKARTA - Melalui webinar secara virtual, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku sedih ketika benur diberikan kepada pihak lain hanya karena uang.

Pernyataan ini diberikan Megawati saat webinar yang dilangsungkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara virtual bersama kader-kader dan penerima Kalpataru pada Kamis (7/1/2021).

"Nah itu kenapa lautannya di ubrak-abrik, yang namanya hanya karena masaah benur. Saya sampai mikir, kenapa ya ini, maksud saya hanya karena uang kita berikan milik kita sendiri loh. Sedih saya, sedih," ungkap Megawati.

Mantan presiden kelima RI ini dengan raut wajah herannya mempertanyakan apakah memang Indonesia tidak mampu membudidayakan benur ini dengan teknologi yang ada.

Megawati pun berpendapat bahwa sebaiknya memang benur ini dibiarkan hidup di laut dengan tenang sampai tumbuh menjadi lobster.

Seharusnya pun disediakan klasifikasi lobster-lobster yang bisa diambil ungkap Mega. Namun sayangnya klasifikasi itu sendiri tidak ada hingga sekarang dan membuat Mega heran.

"Hal-hal kecil yang sebenarnya menjadi begini, enggak ada larangan dan sebagainya dan tidak bisa loh teman-teman Kementerian KLH itu yang ngurusin. Never, never, tidak bisa, orangnya enggak cukup buat menjaganya," ungkap Mega pada webinar virtual yang dilakukan dari kediamannya.

Megawati pun membahas ini terkait dengan ajakannya untuk seluruh masyarakat untuk melestarikan lingkungan. Mega mengungkapkan bahwa lingkungan ini adalah kewajiban kita untuk menjaganya.

Menjaga lingkungan sendiri tidak hanya bermanfaat untuk diri kita tetapi untuk keturunan-keturunan yang akan datang ungkap Mega. Dia mengungkapkan jangan sampai anak-anak nanti tidak tahu apa yang namanya kedele. Atau bahkan tidak pandai memanjat pohon karena tidak ada lagi pohon yang akan dipanjat.

Dia berharap masyarakat seharusnya tersentuh dengan apa yang dia katakan ini, karena jika tidak dipelihara, dia yakin semua ini bisa hilang.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper