Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AirAsia Mengudara 19 Tahun. Apa Saja Transformasinya?

AirAsia menjadi maskapai penerbangan pertama di Asia yang menyediakan layanan pemesanan online.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 Desember 2020  |  11:45 WIB
Sejumlah pesawat diparkir di landasan pacu saat penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai, di Badung, Bali, Rabu (29/11). - ANTARA/Wira Suryantala
Sejumlah pesawat diparkir di landasan pacu saat penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai, di Badung, Bali, Rabu (29/11). - ANTARA/Wira Suryantala

Bisnis.com, JAKARTA - AirAsia tercatat telah mengudara selama 19 tahun yang memulai perjalanannya sebagai maskapai penerbangan berbiaya hemat dengan hanya dua pesawat.

Executive Chairman AirAsia Group Datuk Kamarudin Meranun mengatakan pada awal mulanya sebagai maskapai berbiaya hemat sempat diragukan oleh banyak pihak. Terlebih pada saat itu pasar tengah didominasi oleh maskapai-maskapai penerbangan yang telah lama berdiri.

Selama hampir dua dekade berlalu, lanjutnya, perseroan berhasil mematahkan keraguan-keraguan tersebut dengan menyediakan konektivitas ke lebih dari 160 destinasi di Asia Pasifik dan mendekatkan lebih banyak masyarakat Asean.

Dengan operasional di empat negara dengan ekonomi terbesar di Asean, AirAsia optimis akan terus menjadi maskapai terdepan di wilayah tersebut.

“Selain itu kami telah membangun pondasi kuat untuk keberlanjutan bisnis maskapai dan digital kami agar tidak hanya untuk dapat bertahan, tetapi juga untuk menjadi lebih kuat dan tangguh dari sebelumnya. Apa yang telah kami lakukan akhir-akhir ini untuk mengubah bisnis di masa-masa menantang merupakan bukti dedikasi dari Allstars dan apresiasi kami kepada lebih dari 600 juta tamu yang telah terbang bersama kami," ujarnya, Rabu (9/12/2020).

CEO AirAsia Group Tony Fernandes menyampaikan ketika perusahaan memulai bisnis maskapai penerbangan berbiaya hemat tahun lalu, banyak pihak yang meragukan transformasi digitalnya.

Tony meyakini hal yang membedakan pihaknya dari yang lain adalah pemahaman yang jelas dan mendalam tentang nilai, pelanggan, teknologi, dan tekad perusahaan untuk mewujudkannya.

"Kami masih muda, kami bersama individu-individu luar biasa yang menghasilkan ide-ide hebat, dan kami yakin akan kembali lebih kuat setelah pandemi," ujarnya.

Tony berpendapat meskipun terdapat tantangan, termasuk Covid-19, hal tersebut bukanlah akhir tetapi awal yang baru. AirAsia akan menjadi cerita yang tidak pernah berakhir yang akan terus menjadi lebih baik. 

Pada hari jadinya ke-19, airasia.com telah menjadi aplikasi perjalanan dan gaya hidup super Asean dan melayani 17 juta pengguna aktif bulanan dan terus berkembang.

Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk menemukan berbagai penawaran perjalanan dan kebutuhan sehari-hari, seperti makanan dan bahan-bahan makan hanya dalam satu platform.

Pembatasan perjalanan akibat pandemi pada beberapa bulan terakhir telah memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mempercepat transformasi digital.

Selain produk perjalanan, airasia.com juga menawarkan fasilitas e-commerce (airasia shop, airasia food dan airasia fresh), Teleport (logistik), Santan (makan cepat saji), BigPay dan BIG Rewards (fintek), hingga platform layanan untuk Muslim, IKHLAS.

Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-19 ini, AirAsia hari ini meluncurkan airasia Museum, sebuah kumpulan arsip digital yang menyimpan berbagai foto, dokumen dan publikasi terkait perkembangan dan sejarah airasia group sejak berdiri di 2001 hingga 2020.

Pengunjung museum virtual ini dapat menemukan berbagai peristiwa penting dalam perjalanan digital airasia yang dimulai pada awal 2002, ketika AirAsia menjadi maskapai penerbangan pertama di Asia yang menyediakan layanan pemesanan online.

Selama masa pandemi, AirAsia telah meluncurkan berbagai inovasi untuk meningkatkan keamanan perjalanan udara, seperti teknologi pengenalan wajah biometrik (F.A.C.E.S) dan Scan2Fly yang memungkinkan pelanggan untuk memindai dokumen perjalanan dan kesehatan yang minim kontak melalui aplikasi.

Pada bulan September, airasia meluncurkan Asia Digital Engineering untuk menyediakan layanan teknik untuk grup maskapai penerbangan AirAsia serta maskapai lainnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air asia transformasi
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top